UMK Jatim 2020

FAKTA Baru UMK Surabaya 2020 & Kabupaten/Kota di Jatim, Khofifah Disebut Ingkar Janji

Daftar UMK Surabaya 2020 & Kabupaten/Kota di Jatim, Khofifah Disebut Ingkar Janji Karena Pukul Rata

FAKTA Baru UMK Surabaya 2020 & Kabupaten/Kota di Jatim, Khofifah Disebut Ingkar Janji
Surya/ Fatimatuz Zahro & Sofyan Arif
FAKTA Baru UMK Surabaya 2020 & Kabupaten/Kota di Jatim, Khofifah Disebut Ingkar Janji 

SURYA.CO.ID - Berikut sejumlah fakta baru terkait kenaikan UMK Surabaya 2020 dan juga kabupaten/kota di Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memukul rata kenaikan UMK Jatim 2020 sebesar 8,51 persen hingga menimbulkan polemik.

Keputusan Khofifah tersebut menuai kekecewaan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) lantaran dianggap tak sesuai janjinya.

Seperti diketahui, Khofifah Indar Parawansa menetapkan besaran UMK Surabaya 2020 dan kabupaten/kota di Jawa Timur pada Rabu (20/11/2019).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Sekdaprov Jawa Timur, Kadisnakertrans Jawa Timur, Dewan Pengupahan dan juga Apindo saat mengumumkan penetapan UMK di tahun 2020 untuk 38 kabupaten kota di Jawa Timur, Rabu (20/11/2019).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Sekdaprov Jawa Timur, Kadisnakertrans Jawa Timur, Dewan Pengupahan dan juga Apindo saat mengumumkan penetapan UMK di tahun 2020 untuk 38 kabupaten kota di Jawa Timur, Rabu (20/11/2019). (surya.co.id/fatimatuz zahroh)

Dalam penetapannya tersebut, nilai UMK tertinggi masih dipegang oleh Kota Surabaya, yakni sebesar Rp. 4.200.479,19.

Sementara itu, untuk UMK 2020 yang terendah ada di angka Rp. 1.913.321,73. Yang ada di sembilan kabupaten di Jawa Timur.

Kabupaten tersebut meliputi Sampang, Situbondo, Pamekasan, Madiun, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, dan Magetan.

Penetapan UMK Provinsi Jawa Timur ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/568/KPTS/013/2019 tanggal 20 November 2019 tentang Upah Minimum Kabupaten Kota di Jawa Timur tahun 2020.

Penetapan UMK tahun 2020 dirumuskan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, Permenaker Nomor 15 tahun 2018 tentang Upah Minimum, dan Surat Menteri Ketenagakerjaan RI No B-M/308/HI.01.00/X/2019 tentang data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan produk domestik bruto tahun 2019.

Berdasarkan surat tersebut ditentukan kenaikan UMK adalah 8,51 persen dari UMK tahun sebelumnya.

Halaman
1234
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved