DIMAS Kaget Disodori Pajak Mobil Rolls Royce Phantom Rp 167 Juta, Padahal Cuma Jadi Kuli Bangunan

Pajak mobil Rolls Royce Phantom dengan nomor pelat B 5 ARI senilai Rp 167 juta jadi pembicaraan publik seusai nama di STNK bukan pemilik asli.

DIMAS Kaget Disodori Pajak Mobil Rolls Royce Phantom Rp 167 Juta, Padahal Cuma Jadi Kuli Bangunan
Tangkapan Layar Youtube
ILUSTRASI mobil mewah Rolls Royce Phantom 

SURYA.co.id - Pajak mobil Rolls Royce Phantom dengan nomor pelat B 5 ARI senilai Rp 167 juta jadi pembicaraan publik seusai nama di STNK bukan pemilik asli.

Hebohnya nama pemilik mobil mewah itu ketika petugas Badan Pajak Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta dan Samsat Jakarta Barat mendatangi rumah Dimas Agung Prayitno (21), Selasa (19/11/2019).

Dimas Agung pun terkejut setelah mendapatkan penjelasan dari petugas, bahwa namanya dan alamat rumahnya ada di STNK pemilik mobil mewah Rolls Royce Phantom.

"Saya enggak punya mobil pak, mana mungkin rumah begini bisa punya mobil, apalagi sampai mobil mewah," kata Dimas.

Dimas selama ini bekerja sebagai kuli bangunan. Nama dan alamat rumahnya di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat, tercatat sebagai pemilik mobil mewah jenis Rolls Royce Phantom.

Dia merasa terkejut dan syok saat disodori surat pembayaran pajak mobil mewah oleh petugas.

Kepada petugas pajak yang mendatanginya, Dimas mengaku tidak memiliki mobil mewah tersebut.

Dimas bahkan mengaku tak pernah tahu wujud mobil Rolls Royce Phantom seperti apa.

Penyalahgunaan identitas

Dimas Agung Prayitno (21) saat disambangi petugas BPRD DKI Jakarta karena tercatat pemilik kendaraan mewah.
Dimas Agung Prayitno (21) saat disambangi petugas BPRD DKI Jakarta karena tercatat pemilik kendaraan mewah. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

Setelah diselidiki rupanya Dimas telah menjadi korban penyalahgunaan identitas.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved