UMK Jatim 2020

Dampak Penetapan UMK Surabaya 2020 & Kabupaten/Kota di Jatim Terbaru, Begini Reaksi Berbagai Daerah

Berikut Dampak Penetapan UMK Surabaya 2020 & Kabupaten/Kota di Jatim Terbaru, Begini Reaksi dari Berbagai Daerah

Dampak Penetapan UMK Surabaya 2020 & Kabupaten/Kota di Jatim Terbaru, Begini Reaksi Berbagai Daerah
Kolase SURYA.co.id/Febrianto Ramadani
Dampak Penetapan UMK Surabaya 2020 & Kabupaten/Kota di Jatim Terbaru, Begini Reaksi Berbagai Daerah 

SURYA.co.id - Sejumlah reaksi bermunculan setelah UMK Surabaya 2020 dan kabupaten/kota di Jawa Timur resmi diumumkan oleh gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (20/11/2019)

Dampak penetapan UMK Surabaya 2020 dan kabupaten/kota di Jawa Timur terbaru ini salah satunya adalah reaksi dari para buruh

Dirangkum SURYA.co.id, berikut sejumlah dampak penetapan UMK Surabaya 2020 dan kabupaten/kota di Jawa Timur terbaru

1. Kantor Disnaker Mojokerto diserbu buruh

Sekitar 700-an buruh di Kabupaten Mojokerto yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Pekerja Metal Seluruh Indonesia (FSPMI), menyuarakan aspirasi terkait kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota tahun 2020 di depan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto, Rabu (20/11/2019) pukul 11.30 Wib.

Ratusan buruh di Kabupaten Mojokerto menyuarakan aspirasi terkait kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota tahun 2020 di depan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto, Rabu (20/11/2019)
Ratusan buruh di Kabupaten Mojokerto menyuarakan aspirasi terkait kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota tahun 2020 di depan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Mojokerto, Rabu (20/11/2019) (SURYA.co.id/Febrianto Ramadani)

Rencananya, aksi demonstrasi ini akan dipusatkan di Kantor Gubernur Jawa Timur, dengan diikuti sedikitnya 5000 buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, Tuban, Probolinggo, Jember dan lain lain.

Koordinator aksi, Ardian Safendra mengatakan, berdasarkan hasil survey yang dia lakukan, UMK di Jawa Timur pada tahun 2020 harusnya sudah di atas Rp 2.200.000.

"Kami tidak sepakat UMK naik sebesar 8,51 persen. Kami minta UMK 2020 naik sebesar 15 sampai 20 persen," ungkapnya, Rabu (20/11/2019).

Ardian juga mendesak, Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi untuk menjalankan Upah Minimum Sektoral Kerja (UMSK) tahun 2020 mendatang.

"Sektor unggulan baru di Mojokerto sangat banyak dan selalu bermunculan namun tidak terdeteksi oleh Dewan Pengupahan.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved