UMK Jatim 2020

APPBI Jatim Sebut UMK Jatim 2020 Naik Bisa Dorong Konsumsi Sektor Retail, 'Roda Ekonomi Bergerak'

APPBI Jatim sebut pengelola retail mal melihat peluang yang besar dengan ditetapkannya UMK Jatim 2020 yang naik 8,51 persen

APPBI Jatim Sebut UMK Jatim 2020 Naik Bisa Dorong Konsumsi Sektor Retail, 'Roda Ekonomi Bergerak'
sri handi lestari/surya
Ketua DPD APPBI Jatim, Sutandi Purnomosidi, saat memberikan komentar soal kenaikan UMK Jatim 2020 di Surabaya, Rabu (20/11/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengelola retail mal melihat peluang yang besar dengan ditetapkannya UMK Jatim 2020 yang naik 8,51 persen. Para pekerja, terutama di ring I, menjadi pasar potensial di sektor retail.

Ketua DPD Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim, Sutandi Purnomosidi, mengatakan mungkin bagi kalangan pengusaha sektor industri produksi di tahap awal akan mengalami keberatan atas kenaikan UMK Jatim 2020 ini.

"Tapi dengan peningkatan gaji, bisa mendorong untuk konsumsi di sektor retail. Bila sektor retail meningkat, tentunya sektor industri produksi retail juga akan mengalami peningkatan," kata Sutandi, Rabu (20/11/2019).

Sutandi bahkan menilai kenaikan UMK Jatim 2020 ini diyakini bisa mendorong atau menggerakkan roda perekonomian baik secara lokal maupun nasional.

Hal itu juga diyakini dengan kinerja pusat perbelanjaan di Jatim, terutama Surabaya yang masih mencatatkan pertumbuhan.

"Retail Departement Store lapor kalau ada kenaikan yang lebih baik dibanding tahun 2018 lalu. Hampir naik ke dua digit, sekitar 8-9 persen di tahun ini," ungkap Sutandi.

Karena itu pihaknya masih optimis di tahun 2020 dan mendatang, industri retail masih akan terus bertumbuh.

"Apalagi kebutuhan retail masih selalu ada," pungkasnya.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved