Penangkapan Terduga Teroris di Pasuruan

Terduga Teroris yang Ditangkap di Pasuruan Baru Pindah 3 Bulan, Tetangga Mengenalnya Seperti Ini

Terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Pasuruan baru pindah selama tiga bulan. Tetangga mengenalnya seperti ini.

Terduga Teroris yang Ditangkap di Pasuruan Baru Pindah 3 Bulan, Tetangga Mengenalnya Seperti Ini
surya.co.id/hayu yudha prabowo
Ilustrasi anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri 

SURYA.co.id | PASURUAN - Terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Mabes Polri di Pasuruan, ADM dikenal sebagai sosok yang aktif dalam bersosialisasi di lingkungan rumahnya.

Ia bersama istri dan anaknya tinggal di sebuah rumah di Dusun Pesanggrahan, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Ari, salah satu tetangga mengatakan, yang bersangkutan sekeluarga ini sangat baik dan ramah dengan tetangga.

Kesehariannya, kata dia, keluarga mereka tidak pernah menutup diri.

Mereka sangat terbuka. Bahkan, ADM ini selalu ikut kumpul saat malam hari dengan warga lainnya.

"Kalau jagongan ya setiap malam. Jarang sekali absen. Orangnya juga baik, bukan yang aneh atau bagaimana," kata Ari, Selasa (19/11/2019) siang.

Ari, tetangga ADM yang tinggal di Dusun Pesanggrahan, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Ari, tetangga ADM yang tinggal di Dusun Pesanggrahan, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. (surya.co.id/galih lintartika)

Ia mengatakan, ADM juga sangat terbuka sekali dengan pekerjaannya.

Ia pun mengaku kaget, tetangganya ini terduga teroris dan diamankan Densus 88.

"Padahal kalau cerita sama saya, dia kerjanya sales onderdil, kayak oli dan lainnya.dia tidak pernah menutupi pekerjannya. Makanya saya kaget begitu mendengar kabar ini," ungkapnya.

Menurut Ari, ADM adalah sosok yang sangat ramah dengan tetangga.

Ia menyebut, penampilannya juga seperti orang biasa. Tidak pernah aneh-aneh.

"Mereka baru pindah tiga bulan di sini. Sebelumnya, saya tidak tahu mereka tinggal di mana. Yang saya tahu, mereka baik dan tidak yang menutup diri dengan lingkungan," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved