Berita Surabaya

Terduga Teroris Pasuruan Dibawa ke Mabes Polri, Diduga Ada Kaitan dengan Bom di Polrestabes Medan

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror membawa terduga teroris Pasuruan, ADM, ke Jakarta

Terduga Teroris Pasuruan Dibawa ke Mabes Polri, Diduga Ada Kaitan dengan Bom di Polrestabes Medan
Surya/ Galih Lintartika dan Ilustrasi Hayu Yudha
Terduga Teroris di Pasuruan, ADM, dibawa ke Jakarta. ADM diduga terlibat peristiwa ledakan bom di Polrestabes Medan beberapa waktu lalu 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang terduga teroris, berjenis kelamin pria berinisial ADM (30) telah dibawa oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror ke Markas Besar Polri di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, menuturkan ADM dibawa ke Jakarta guna diperiksa terkait hubungannya dengan kelompok pelaku peledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) kemarin.

"Dibawa Tim Detasemen khusus 88 Mabes Polri," kata Barung, Selasa (19/11/2019).

Cerita Teman SMP Terduga Teroris Pasuruan yang Ditangkap Densus 88, Penampilannya Berubah Drastis

Barung mengungkapkan, petugas tidak hanya mengamankan ADM, melainkan juga mengamankan istri ADM dan lima orang anaknya.

Namun, istri dan kelima anaknya tidak ikut dibawa ke Mabes Polri, hanya dimintai keterangan di Mapolres Pasuruan.

"Sampai malam hari, istri yang bersangkutan dengan lima orang anak kami periksa istrinya di Polresta Pasuruan," jelasnya.

Menurut Barung, ADM diduga kuat memiliki afiliasi jaringan khusus dengan kelompok yang mengintruksikan pria berinisial RMN melakukan serangan teror bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019) silam.

"Ini terkait dengan jaringan error atau diperkirakan potensial menjadi tersangka terorisme yang berada di wilayah Polda Jatim," terangnya.

Saat diringkus oleh petugas sekitar pukul 10.00 WIB di sebuah toko milik warga di Perumahan Taman Permata Indah kawasan Bakalan, Pagak, Beji, Kabupaten Pasuruan, Senin (18/11/2019) kemarin.

Petugas juga turut membawa sejumlah barang bukti, yakni satu unit motor Honda Revo bernopol W-6074-SQ beserta STNK.

Sejumlah uang tunai, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu keluarga, surat nikah.

"Nah ini yang kami lakukan penyitaan dan dokumen-dokumen yang dilakukan penyitaan itu khusus dokumen menyangkut tentang gerakan daripada AD ini disita oleh Densus 88," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved