Berita Trenggalek

Tangani Kawasan Kumuh di Pesisir, Bupati Trenggalek Izinkan Lahan Pemkab Dipakai, Ini Syaratnya

Surat Keterangan (SK) kawasan kumuh mencatat, ada dua desa di Kecamatan Prigi yang masuk dalam kategori itu.

Tangani Kawasan Kumuh di Pesisir, Bupati Trenggalek Izinkan Lahan Pemkab Dipakai, Ini Syaratnya
surya.co.id/aflahul abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin memaparkan hasil penanganan kawasan kumuh, Selasa (19/11/2019). 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin tengah fokus pada penanganan kawasan kumuh.

Selain di wilayah tengah kota, kawasan lain yang digarap, yakni area pesisir Pantai Selatan.

Surat Keterangan (SK) kawasan kumuh mencatat, ada dua desa di Kecamatan Prigi yang masuk dalam kategori itu.

Salah satu strategi untuk mengatasi masalah itu adalah dengan menggunakan lahan milik pemkab untuk ditempati warga.

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu bilang, lahan di kawasan pesisir sebagian besar milik Perum Perhutani.

Sehingga, warga kesulitan mendapatkan lokasi untuk tempat tinggal dan lainnya.

"Ada beberapa (lahan pemkab) yang kami beri hak menempati tapi bersyarat. Syaratnya apa? (mereka) harus membuat sanitasi, membuat penghijauan, standar jalan harus dipenuhi, dan lain-lain," kata Mas Ipin.

Intinya, kelompik masyarakat bisa mengajukan penggunaan lahan pemkab dengan memenuhi persayarat yang diajukan.

Selain yang sudah disebut, warga yang mengajukan juga berkewajiban untuk tak membuang sampah sembarangan dan menjaga area sungai.

"(Dengan memenuhi syarat itu) kami izinkan menempati tanah pemda. Tidak akan kami gusur," imbahnya.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved