Berita Pasuruan

Sidang Dugaan Korupsi di Dispora Kabupaten Pasuruan: Potongan 10 Persen Disebut telah Disepakati

Heroe Boedi Soelistijo, Kabid Kepemudaan Dispora Kabupaten Pasuruan saat memberikan kesaksian di sidang dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Sidang Dugaan Korupsi di Dispora Kabupaten Pasuruan: Potongan 10 Persen Disebut telah Disepakati
surya.co.id/galih lintartika
Heroe Boedi Soelistijo, Kabid Kepemudaan Dispora Kabupaten Pasuruan bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (19/11/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN  - Kesepakatan pemotongan 10 persen untuk setiap kegiatan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan sudah direncanakan sejak awal.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Rp 918 juta, anggaran di Dispora Kabupaten Pasuruan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Selasa (19/11/2019) sore.

Sidang dengan agenda pemeriksaan keterangan saksi ini, terungkap kesepakatan jahat ini dibuat.

Ada enam saksi yang diperiksa dalam sidang kali ini.

Mereka adalah Heroe Boedi Soelistijo, Dwi Atmadji, Syafrida, Lili Purwanto, Saiful Udin dan Moh Bakhar. Sebenarnya, ada tujuh saksi yang diperiksa dalam sidang kali ini.

Sayangnya seorang gagal menghadiri sidang karena sedang sakit.

Persidangan sempat memanas, setelah sejumlah saksi memberikan keterangan berbeda dengan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP).

Salah satunya Heroe Boedi Soelistijo. Ia merupakan salah satu rekan kerja, terdakwa kasus ini, Lilik Wijayanti.

Heroe berbelit saat ditanya Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kuasa Hukum LW, dan Majelis hakim.

Dia mengaku tidak mengetahui rapat internal Dispora dengan pembahasan program kerja (proker), termasuk di dalamnya pembahasan pemotongan 10 persen di setiap kegiatan.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved