Berita Madiun

Petani Madiun Keluhkan Pemasangan Tiang Listrik PLN di Sawah Mereka, Minta Dicabut atau Kompensasi

Sebanyak dua petani di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mengeluh karena di sawah mereka dipasangi tiang beton

Petani Madiun Keluhkan Pemasangan Tiang Listrik PLN di Sawah Mereka, Minta Dicabut atau Kompensasi
rahadian bagus/surya
Tiang beton milik PLN yang akan digunakan sebagai pemancang kabel listrik di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga sekitar lantaran dipasang di sawah warga tanpa izin. 

SURYA.co.id | MADIUN - Sebanyak dua petani di Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mengeluh karena di sawah mereka dipasangi tiang listrik dari beton. Tiang listrik milik PLN tersebut sudah terpasang sejak Agustus 2019.

Samiran (67) warga Desa Kaibon, mengaku tidak ada pihak yang meminta izin terkait pemasangan tiang listrik di sawahnya.

"Tidak ada pemberitahuan, tahu-tahu langsung dipasang. Tak ada izin dari saya," kata Samiran, saat ditemui di rumahnya, Selasa (19/11/2019) siang.

Dia mengatakan, saat pemasangan tiang dirinya berada di lokasi dan sudah menanyakan terkait dengan izin pemasangan tiang di sawahnya, namun tidak ada jawaban yang tegas.

"Saat pemasangan saya di lokasi, saat saya tanya, katanya mereka cuma disuruh kontraktor," jelasnya.

Samiran mengatakan, keberadaan sebanyak tujuh tiang beton di areal sawahnya tentunya akan mengurangi luas sawah yang dapat ditanami padi.

Selain itu, dirinya khawatir bila tiang beton itu mengalirkan listrik ke sawahnya saat terjadi hujan.

"Kalau hujan, khawatirnya ada listrik," katanya.

Dia mengaku sudah mengeluhkan perihal pemasangan tiang beton tanpa izin dirinya selaku pemilik lahan kepada pihak desa, namun tidak ada tanggapan.

"Sudah, tapi katanya mereka tidak tahu," katanya.

Halaman
123
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved