Berita Situbondo

Rumah Mantan Anggota DPRD Situbondo Ludes Terbakar, Korban Tertidur Saat Kejadian

Rumah mantan anggota DPRD, H Popong, warga Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan, ludes dilalap sijago merah, Senin (18/11/2019) pagi.

Rumah Mantan Anggota DPRD Situbondo Ludes Terbakar, Korban Tertidur Saat Kejadian
SURYA.co.id/Izi Hartono
Bangunan rumah permanen dan tiga unit mobil serta motor milik H Popong yang hangus terbakar, Senin (18/11/2019) pagi. 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Kebakaran hebat terjadi di Kabupaten Situbondo, rumah mantan anggota DPRD, H Popong, warga Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan, ludes dilalap sijago merah, Senin (18/11/2019) pagi.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut dan masih belum diketahui penyebab pastinya kebakaran rumah itu. Namun, kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai sebesar Rp 500 juta.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada saat pemilik rumah tengah tidur dan terbangun setelah melihat kobaran api membesar.

Beruntung, pemillik rumah berhasil keluar menyelamatkan diri. Namun, rumah serta isinya ludes.

Tak hanya itu, kobaran api juga membakar tiga unit mobil dan empat unit sepeda motor.

"Ya untung alhamdulillah hampir terbakar dan bisa keluar," kata H Popong kepada Surya.co.id.

Menurutnya, saat kejadian kebakaran dirinya bersama istrinya sedang berada di dalam rumah.

"Mobilnya tiga dan motornya empat yang terbakar, karena saya tidak sempat mengeluarkan mobil dan motornya itu" katanya.

H Popong menjelaskan, setelah dirinya mengantarkan anaknya sekolah, lalu langsung tidur di kamarnya. Bahkan saat terbangun api sudah membesar.

"Saya sempat tidak bisa keluar, karena apinya sudah membesar," jelasnya H Popong kepada saudaranya yang menanyakan peristiwa kebakaran itu.

Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono mengatakan pihaknya masih melokalisir lokasi dan melakukan proses penyelidikan dengan melibatkan identifikasi maupun laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab dari kebakaran rumah ini.

"Kita akan melakukan penyelidikan yang lain dan kita akan obyektif melakukan proses penyelidikan tersebut," kata AKBP Awan Hariono saat di lokasi kebakaran, Senin (18/11/2019).

Menurutnya, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan penyebab dugaan kebakaran ini, apakah disebabkan korsleting aliran listrik atau ada kesengajaan dari pihak luar.

"Ya kalau itu korsleting itu faktor alam, tapi kalau ada faktor pembakaran kita akan proses sesuai dengan aturan yang berlaku," tegasnya.

Penulis: Izi Hartono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved