Liputan Khusus

Pasca SDN Gentong Kota Pasuruan Ambruk dan Tewaskan 2 Orang, Utami Senang Anaknya Tak Trauma

Ia menangis karena anaknya sudah mulai bisa tertawa dan bahagia bersama teman-temannya di SDN Gentong Kota Pasuruan.

Pasca SDN Gentong Kota Pasuruan Ambruk dan Tewaskan 2 Orang, Utami Senang Anaknya Tak Trauma
surya.co.id/galih lintartika
Ruang kelas di SDN Gentong Kota Pasuruan yang ambruk, Selasa (5/11/2019) dan menewaskan dua orang. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Utami (40), tak kuasa menahan tangisnya. Ia menangis bukan karena sedih.

Ia menangis karena anaknya sudah mulai bisa tertawa dan bahagia bersama teman-temannya di SDN Gentong Kota Pasuruan

Poin penting lainnya, ketika anaknya, Alan dan Abi sudah tidak mengingat insiden saat atap SDN Genteng ambruk menimpanya. Trauma kedua anaknya sudah mulai sirna.

“Allhamdulillah, Alan dan Abi sudah tidak ketakutan. Mereka sudah mulai mau sekolah dan kumpul sama temannya,” kata Utami, ibunda Alan dan Abi yang duduk di bangku kelas II SDN Gentong.

Utami mengakui, pascakejadian itu kedua anaknya sangat murung.

Mereka mengalami penurunan kondisi psikisnya. Tak mau makan hingga tak mau sekolah.

“Ini sudah seminggu bersekolah. Meski hanya di tempat seadanya, anak saya sudah terbiasa. Mereka sudah bisa bermain dan sudah tidak takut ketemu teman dan gurunya,” tambah dia.

Ia menyebut, anaknya sekarang sudah bisa sedikit melupakan kejadian itu.

Ia hanya berharap, ke pihak sekolah agar tidak memberikan pelajaran berat untuk sekarang.

Saat ini ratusan anak SDN Gentong sudah mengikuti kegiatan belajar-mengajar kembali, setelah sempat terhenti pascaambruknya atap empat kelas sejak semingu terakhir.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved