Lapor Cak

Orangtua Waswas Ajak Anak Bermain di Taman saat Musim Hujan

Petugas DKRTH melakukan perawatan fasilitas di Taman Prestasi Surabaya, Kamis (14/11). Perawatan secara berkala ini ditargetkan selesai pekan depan.

Orangtua Waswas Ajak Anak Bermain di Taman saat Musim Hujan
surya.co.id/christine ayu nurchayanti
Petugas DKRTH mengecat fasilitas di Taman Prestasi Surabaya, Kamis (14/11). Perawatan secara berkala ini ditargetkan selesai pekan depan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Taman menjadi tempat wisata yang banyak dikunjungi masyarakat, khususnya anak-anak.

Sejumlah taman di Surabaya menyediakan beragam fasilitas permainan untuk anak-anak. Hal ini membuat mereka tertarik untuk berkunjung dan bermain.

Namun, hujan mulai mengguyur Surabaya. Orangtua pun mulai was-was. Pasalnya, mereka beranggapan bahwa hujan dapat mempercepat pertumbuhan lumut sehingga anak-anak akan mudah terlepeset.

Sumiati, misalnya. Ibu dua anak asal Wonokromo ini mengatakan, ia mulai takut apabila anaknya bermain di taman kota ketika musim hujan.

"Selain takut kena hujan, juga takut karena banyak genangan air. Saya takut anak saya terlepeset dan akhirnya terjatuh. Biasanya kalau hujan begini banyak lumut kan," tutur Sumiati, Jumat (15/11).

Katanya, putranya merupakan anak yang aktif, suka berlari dan melompat ke sana ke mari. Ia pun mengaku membutuhkan tenaga ekstra ketika menemaninya pergi bermain di taman.

"Anak saya ini aktif sekali. Suka lari-lari. Apalagi kalau di taman yang wahana permainannya banyak," imbuhnya.

Hal serupa pun dilontarkan oleh Isma. Seperti Sumiati, Isma pun sedikit takut apabila anaknya bermain, apalagi setelah hujan reda.

"Kalau baju basah atau kotor karena lumpur saya tidak masalah. Yang saya takutkan kalau dia jatuh. Kan nggak tahu kalau ada lubang karena tertutup genangan air. Belum lagi jalannya pasti licin kena air," Isma menuturkan.

Katanya, ia pun sepertinya tidak akan sering ke taman ketika musim hujan. Ia akan lebih sering mengajak anaknya beraktifitas di rumah.

"Takut saya kalau dia terpeleset dan terbentur," tandasnya

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved