Berita Sidoarjo

Bocah SD Korban Percobaan Penculikan di Sidoarjo Langsung Kabur saat Pelaku Sebut Kata Ini

Bocah SD korban percobaan penculikan di Sidoarjo tidak tahu nopol motor yang dipakai pelaku.

Bocah SD Korban Percobaan Penculikan di Sidoarjo Langsung Kabur saat Pelaku Sebut Kata Ini
tribun jatim/kukuh kurniawan
Lokasi percobaan penculikan siswi kelas 4 A Madrasah Ibtidaiyah (MI) NU, Wedoro, Sidoarjo, Jalan Kolonel Sugiono No. 59, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Korban percobaan penculikan FS (10) yang masih duduk di kelas 4 A Madrasah Ibtidaiyah (MI) NU, Wedoro, Sidoarjo tidak tahu nopol motor yang dipakai pelaku.

"Tidak tahu nopolnya berapa. Yang aku tahu orangnya naik motor laki dan memakai jaket berwarna hijau yang sering dipakai ojek online," ujar FS kepada TribunJatim.com (grup surya.co.id) saat ditemui di rumahnya, Senin (18/11/2019).

Ia juga mengaku bahwa pelaku disuruh menjemputnya oleh mamanya.

Update Percobaan Penculikan Bocah SD di Sidoarjo, Ibu Korban Kaget Lihat Putrinya Pulang Ketakutan

"Padahal setiap hari saya manggil ibu bukan mama. Jadi saya langsung takut dan lari ke Balai Desa Wedoro gabung sama anak anak lainnya," tambahnya.

Dirinya juga mengaku bahwa memang setiap hari selalu berjalan kaki ketika pulang sekolah.

"Biasanya sama teman teman yang lain kalau pulangnya bisa bareng. Tapi kalau enggak bisa ya pulang sendirian," jawabnya polos.

Namun pada hari ini, ia izin tidak masuk sekolah dikarenakan mengalami sakit perut.

Ibu FS, Umi Salamah, membenarkan hal tersebut.

Namun ia membantah bila anaknya mengalami trauma akibat nyaris menjadi korban penculikan.

"Tadi pagi kami telah minta izin ke pihak sekolah bahwa FS tidak masuk pada hari ini karena sakit perut. Tapi memang murni karena sakit perut bukan karena trauma," pungkasnya.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved