Berita Surabaya

Bermodal Kepercayaan, Pria di Surabaya Berencana Edarkan 1,5 Kg Sabu di Wilayah Jatim

Alfonsus (50) warga Kemayoran Budidayan Surabaya mengaku 1,3 Kilogram sabu diperoleh dari bandar di Jakarta.

Bermodal Kepercayaan, Pria di Surabaya Berencana Edarkan 1,5 Kg Sabu di Wilayah Jatim
surya.co.id/firman rachmanudin
Polisi memperlihatkan buku rekapan peredaran sabu yang disita dari tersangka Alfonsus. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Alfonsus (50) warga Kemayoran Budidayan Surabaya yang turut ditangkap dalam pengungkapan sabu 1,3 Kilogram oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengaku sabu didapat dari seorang bandar asal Jakarta.

Alfonsus, mengenal jaringan tersebut melalui temannya di salah satu lapas.

Melalui temannya, Alfonsus kemudian berkomunikasi dengan ZL, kurir bandar sabu asal Jakarta.

Bermodalkan kepercayaan, 1,5 Kilogram sabu itu diberikan ZL kepada Alfonsus untuk diedarkan di wilayah Jawa Timur.

"Saya tidak keluar uang, nanti kalau sudah barangnya keluar, baru saya setoran," kata Alfonsus.

Sesampai di Surabaya, Alfonsus sudah mengedarkan sabu itu ke beberapa temannya.

"Sistemnya sama, setoran," lanjutnya.

Belum sempat menikmati hasil penjualan, Alfonsus dan tujuh orang lainnya yang berkaitan dengan peredaran sabu miliknya ditangkap Unit Idik II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Sabu sebesar 1,3 Kilogram itu ditemukan polisi dari delapan orang tersangka.

Rinciannya, 865,9 gram sabu disita dari tersangka Alfonsus yang disimpan di rumah kos milik Subandrio (47) warga Candi Lempung Surabaya.

Kemudian polisi menangkap tiga tersangka di Sidoarjo yang membeli sabu sebrat 2,72 gram dari Alfonsus.

Mereka adalah Dodik Irianto (57), Galih Sintawan (31) dan Ujang Prasetyo (41) warga Prambon Sidoarjo.

Selanjutnya, polisi meringkus Hoirul Anam (42) warga Tanah Merah Surabaya dengan barang bukti sabu seberat 140,2 gram.

Setelah meringkus Hoirul Anam, polisi kembali meringkus dua tersangka  Zainul Arifin (40) warga Dukuh Bulak Banteng dengan barang bukti delapan poket sabu seberat 302,38 gram dan Awaluddin (40) warga Perum Permata Sumenep dengan barang bukti 2,18 gram.

"Totalnya yang kami temukan 1,3 kilogram. Kami masih terus berupaya mendalami dan mengejar kemungkinan tersangka lain," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian, Senin (18/11/2019).

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved