Berita Surabaya

Ular Piton Raksasa yang Hebohkan Warga Candi Lempung Surabaya kini Jadi Tontonan Anak-Anak

Ular Piton Sono Kembang yang berhasil ditangkap warga Candi Lempung, Surabaya, kini disimpan di bekas sangkar burung dara.

Ular Piton Raksasa yang Hebohkan Warga Candi Lempung Surabaya kini Jadi Tontonan Anak-Anak
surya.co.id/luhur pambudi
Ular Piton Sono Kembang yang berhasil ditangkap warga, kini disimpan di bekas sangkar burung dara. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ular piton raksasa yang berhasil ditangkap warga Jalan Candi Lempungan, RT 03 RW 09, Lontar, Sambikerep, Surabaya kini jadi tontonan anak-anak.

Ular tersebut memiliki ukuran panjang 4 meter dan berat mencapai 50 Kilogram tersebut diamankan oleh warga setempat dengan cara mengurungnya di dalam bekas kandang Burung Dara.

Ketua RT 03 Purwo Subekti (49) mengatakan, pihaknya belum ada rencana menyerahkan ular tersebut ke pihak lain.

Sementara waktu pihaknya membiarkan ular tersebut diamankan di dalam wadah tersebut sembari menjadi tontonan anak-anak kecil di pemukimannya.

"Ya sementara buat jadi hiburan ditonton anak-anak sini kan senang mereka," katanya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi, Minggu (17/11/2019).

Sabtu (16/11/2019) malam, ungkap Subekti, beberapa jam setelah ular tersebut diamankan, ada seorang rekan salah satu warganya dari komunitas pecinta ular tertarik melihat ular tangkapan warganya.

Subekti sempat mengaku optimis bahwa ular tersebut bisa diuangkan atau paling tidak dapat berpindahtangan ke pihak yang memang ahli dalam merawat ular.

Namun, dugaannya itu meleset, pihak komunitas pecinta alam tersebut mendadak urung mengadopsi ular tersebut, setelah tahu bahwa status ular tersebut adalah ular liar yang barusan ditangkap warga.

"Ternyata beda kalau ular dipelihara dari kecil. Karakternya lain, gak berani
Jadi enggak berani beli," jelasnya.

Kendati begitu ia optimis bahwa suatu saat ular tersebut akan ada yang menawarnya dengan harga tertentu.

"Kedepannya ya dirawat warga, tapi nanti kalau ada yg mau beli ya monggo," ujarnya.

"Kalau nanti yang laki (ular lainya) kepegang ya nanti kami akan jual sepasang," tambahnya.

Soal kemungkinan bakal melaporkan temuan ular tersebut ke pihak BPB Linmas Surabaya ataupun Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Subekti mengaku belum mengomunikasikannya kepada warganya.

"Belum. Tapi kalau ada yang mau minat beli ya monggo," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved