Berita Mojokerto

Lestarikan Permainan Tradisional Lewat Festival Taman Dolan Mojokerto 2019

Ratusan anak di Pelataran Candi Wringin Lawang, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, memainkan sejumlah permainan tradisional.

Lestarikan Permainan Tradisional Lewat Festival Taman Dolan Mojokerto 2019
Febrianto Ramadani/TribunJatim.com
Sejumlah anak memainkan permainan tradisional dalam Festival Taman Dolan di Pelataran Candi Wringin Lawang, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (17/11/2019) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Ratusan anak di Pelataran Candi Wringin Lawang, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, memainkan sejumlah permainan tradisional, Minggu (17/11/2019). Terdapat delapan jenis permainan tradisional yang di dalam Festival Taman Dolan, yaitu Dakon, Gasing, Holahop, Rangka Alu, Sonda, Lompat Tali, Egrang, Kelereng, dan Permainan motorik halus seperti Melukis, Mewarnai, dan Kerajinan menghias Daun Janur.

Ratusan anak tersebut sangat antusias memainkan permainan tradisional itu. Ketua Panitia Festival Taman Dolan, Aldias Biung Sangkra, menuturkan kegiatan ini sengaja digelar untuk mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional di tengah zaman yang semakin modern kepada generasi milenial.

"Ini adalah cara kami untuk memperkenalkan pendidikan secara formal dan informal yang terdapat pada permainan jaman dahulu," ujarnya kepada Surya, Minggu (17/11/2019).

Pendidikan secara formal dan informal yang bisa didapat dari permainan tradisional, lanjut Aldias Biung Sangkra, antara lain, pendidikan karakter, pendidikan moral, pendidikan sosial dan budaya.

"Peserta Festival Taman Dolan terdiri dari SD, SMP, SMA dan usia dewasa," imbuhnya.

Aldias berharap, melalui festival tersebut, diharapkan anak anak bisa memainkan lagi permainan tradisional di lingkungan sekolah serta kehidupannya sehari hari.

"Jadi mereka bisa mengambil sebuah pelajaran dari permainan tradisional. Saat ini, zaman semakin modern. Begitu juga dengan permainan. Akan tetapi permainan yang ada di gadget sangat berbeda dengan permainan tradisional. Kalau permainan tradisional pasti ada komunikasi antara satu sama lain. Sedangkan permainan gadget hanya menumbuhkan sifat individualisme," paparnya.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved