Berita Sidoarjo

Lazada Ajak Pelaku UKM Optimalkan Fasilitas Warehouse Lazada di Sidoarjo, Hemat Operasional

Lazada, terus berusaha mengedukasi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) agar mau memanfaatkan warehousenya, termasuk gudang yang ada di Sidoarjo

Lazada Ajak Pelaku UKM Optimalkan Fasilitas Warehouse Lazada di Sidoarjo, Hemat Operasional
Fikri Firmansyah/TribunJatim.com
(ki-ka) Guntur Wasiso selaku Head of Surabaya Warehouse Lazada Indonesia, Michael Willy Roosevelt selaku VP Business Transformation Lazada Indonesia dan Haikal Bekti Anggoro selaku SVP Traffic Operations Lazada Indonesia saat di temui TribunJatim.com & Harian Surya, Minggu (17/11/2019) di Warehouse Lazada Sidoarjo 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Salah satu Perusahaan ecommerce di Indonesia yaitu Lazada, terus berusaha mengedukasi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) agar mau memanfaatkan warehousenya. Dalam hal ini juga salah satunya termasuk warehouse atau gudang yang ada di Sidoarjo.

Hal tersebut diungkapkan oleh Guntur Wasiso selaku Head of Surabaya Warehouse Lazada Indonesia.

"Kami ingin mendorong kesuksesan UKM, yaitu dengan memanfaatkan fasilitas warehouse kita," kata Guntur, Minggu (17/11/2019) di Warehouse Sidoarjo Jalan Raya Sawunggaling.

Hal tersebut dilakukan pihaknya supaya biaya yang dikeluarkan oleh pelaku UKM dalam hal operasional bisa lebih efisien dan tertata.

"Jika pembiayaan yang dikeluarkan oleh pelaku UKM dalam hal operasional bisa lebih efisien dan tertata otomatis pengusaha kecil tersebut dapat mengalokasikan waktunya lebih banyak untuk pengembangan bisnis," ujarnya

Guntur juga menjelaskan, saat ini Lazada telah memiliki 12 gudang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sedangkan khusus di Jatim sendiri, Guntur mengatakan, jumlah warehouse Lazada ada dua. Yaitu di Sidoarjo dan Osowilangun Gresik.

”Untuk di Jatim yang terbesar memang berada di Sidoarjo ini. Luasnya 9 ribu meter persegi dengan kapasitas penyimpanan barang mencapai sejuta item,” kata Guntur

Guntur mengungkapkan, dari kapasitas penyimpanan barang yang mencapai sejuta itu, tingkat keterisiannya masih kecil. Hanya sekitar 300 ribu item. Komposisinya yaitu 70 persen diisi oleh ritel besar dan 30 persennya produk UKM.

Melihat kondisi tersebut Guntur berharap para pelaku UKM dapat memanfaatkannya untuk mendorong produk-produk dari penjualan UKM sendiri.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved