DPRD Surabaya

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono: Penuhi Hak - hak Rakyat

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono menyebut raihan dua digit kekuatan RAPBD 2020 Rp 10,3 triliun harus tetap komitmen pro rakyat.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono: Penuhi Hak - hak Rakyat
surya.co.id/nuraini faiq
Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono 

KETUA Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menyebut bahwa raihan dua digit kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 Rp 10,3 triliun, harus tetap dalam komitmen pro rakyat dan mengawal kemajuan kota berbasis ekologi, pemerataan pembangunan dan berkeadilan.

Surabaya juga akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. DPRD Surabaya dan Wali Kota Tri Rismaharini sudah menganggarkan untuk persiapan event internasional ini.

"Kita fokus menyongsong kepercayaan dunia ini. Jadi, sebaiknya semua pihak menyudahi polemik. Stop perdebatan yang tidak perlu. Percayakan kepada Wali Kota untuk memimpin “pasukan” guna menyiapkan segala sesuatunya. Surabaya akan layak sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20," kata Cak Awi, panggilan akrab Adi Sutarwijono.

Sebelum event besar 2021 itu, 2,1 juta penduduk Surabaya juga akan menggelar Pemilihan Wali Kota-Wakil Wali Kota (Pilwali) pada tahun 2020.

Karena pentingnya gawe ini hingga DPRD menyetujui anggaran untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya yang menambah anggaran Rp 16 miliar.

Khusus untuk layanan mendasar dalam pemenuhan hak-hak rakyat adalah menganggarkan 21 persen dari total anggaran untuk sektor pendidikan.

"Kami anggarkan sekitar Rp 2 triliun untuk pendidikan," urai Cak Awi.

Anggaran mendasar ini untuk menjamin hak-hak rakyat akan pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP Negeri.

Selain juga digunakan untuk mensubsidi sekolah-sekolah swasta. Namun Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) yang baru, Supomo harus menjamin bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem Zonasi besok tak ribut lagi.

Hak kesehatan rakyat juga dijamin dengan mengcover PBI (Penerima Bantuan Iuran) Rp 190,7 miliar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ada 597.607 jiwa yang masuk MBR dan dijamin oleh APBD dalam pembayaran BPJS-nya.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved