Berita Gresik

Penggunaannya Dilarang, 39 Trawl Milik Nelayan di Panceng Gresik Dibakar

Sebanyak 39 trawl milik nelayan di Kecamatan Panceng dibakar di kantor UPT Perikanan Gresik.

Penggunaannya Dilarang, 39 Trawl Milik Nelayan di Panceng Gresik Dibakar
surya.co.id/willy abraham
Sebanyak 39 trawl milik nelayan di Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik dibakar petugas. 

SURYA.co.id | GRESIK - Sebanyak 39 trawl milik nelayan di Kecamatan Panceng dibakar di kantor UPT Perikanan Gresik.

Diketahui, trawl merupakan jaring untuk menangkap ikan yang telah dilarang penggunaannya.

Trawl berbentuknya seperti pukat jaring.

Landasan hukum pelarangan menggunakan trawl dalam menangkap ikan adalah UU Republik Indonesia No 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas UU No 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan dan Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 71/PERMEN-KP/2016 Tentang Jalur Penangkapan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.

Sebanyak 39 trawl tersebut merupakan hasil sitaan petugas Dinas Perikanan Gresik selama tiga bulan. Terhitung sejak bulan Agustus hingga November 2019.

Kasi Kenelayanan Dinas Perikanan Gresik Zainal Abidin mengatakan jumlah nelayan yang masih menggunakan alat tangkap trawl jumlahnya menurun.

Menurutnya, dari data Dinas Perikanan, 11.000 nelayan yang terdaftar hanya sebagian kecil yang masih menggunakan alat tangkap terlarang itu. Jumlahnya hanya sekitar 10 persen.

"Paling banyak nelayan dari Panceng yang masih pakai trawl," kata dia, Sabtu (16/11/2019).

Secara keseluruhan, nelayan telah beralih menggunakan alat tangkap yang lebih ramah lingkungan.

Pihaknya membakar trawl tersebut sebagai upaya preventif kepada nelayan.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved