Berita Sidoarjo

Nyonyor, Komplotan Curanmor Kejam yang Resahkan Warga Sidoarjo Diberi Hadiah Pelor dari Polisi

Dari enam tersangka yang ditangkap polisi di Sidoarjo, empat tersangka diketahui merupakan komplotan curanmor Pasuruan.

Nyonyor, Komplotan Curanmor Kejam yang Resahkan Warga Sidoarjo Diberi Hadiah Pelor dari Polisi
SURYA.co.id/Kukuh Kurniawan
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho ketika menunjukkan enam tersangka komplotan curanmor dan barang bukti. 

Laporan Reporter, Kukur Kurniawan

SURYA.co.id | SIDOARJO -
Polresta Sidoarjo berhasil menangkap enam tersangka curanmor yang membuat resah masyarakat Sidoarjo.

Dari enam tersangka yang ditangkap, empat tersangka diketahui merupakan komplotan curanmor Pasuruan.

Empat tersangka itu adalah :
1. Muklis alias Sikin (34), warga Desa Ploso Sari, Kec. Grati, Pasuruan.
2. Kriswanto (19), warga Desa Ploso Sari, Kec. Grati, Pasuruan.
3. Muhammad Taufiq (21), warga Desa Ploso Sari, Kec. Grati, Pasuruan.
4. Bodi Prastyo (40), warga Desa Gondang, Kec. Grati, Pasuruan.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan komplotan curanmor Pasuruan diketahui cukup kejam dalam melakukan aksinya itu.

"Karena para tersangka itu tidak segan melukai korbannya. Jadi empat tersangka ini mencuri sepeda motor korban di rumah korban. Bila ketahuan, tersangka melemparkan bom ikan (bondet) ke arah korban," ujarnya, Sabtu (16/11/2019).

Ia menjelaskan komplotan ini telah melakukan aksinya di tiga tempat. Yaitu dua pencurian di Perumahaan Gading Fajar 2, Desa Sepande, Kecamatan Candi dan di Dusun Kenep RT 4 RW 2 Desa Junwangi Kecamatan Krian, Sidoarjo.

"Nah saat melakukan aksinya di wilayah Krian, aksi tersangka diketahui oleh korbannya yaitu Eka Sauqi akan mencuri sepeda motornya. Tersangka langsung melemparkan tiga bondet ke korban di mana satu bondet tidak meledak dan dua bondet meledak dan melukai lengan tangan kiri," jelasnya.

Setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian kepada para komplotan ini, akhirnya Polresta Sidoarjo berhasil menangkap empat tersangka.

"Saat dilakukan penangkapan, empat tersangka berencana akan kabur dan melawan petugas. Sehingga kita lakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kakinya," tambahnya.

Sementara itu, selain menangkap komplotan curanmor Pasuruan, Polresta Sidoarjo juga berhasil membekuk kedua tersangka curanmor lainnya.

Kedua tersangka yaitu Jhevanser Fajar Nirwanta, warga Desa Sambirejo Kecamatan Jogoroto, Jombang dan Ahmad Zulkifli, warga Desa Surodinawan, Kabupaten Mojokerto.

"Kedua tersangka ini melancarkan aksinya dengan mencuri sepeda motor korbannya di parkiran rumahnya, di mana korban saat itu sedang beribadah salat isya. Ketika usai salat, korban melihat banyak kerumunan warga dan ternyata setelah didekati, sepeda motor korban telah raib," terangnya.

Akibat perbuatannya, keenam tersangka terancam pidana penjara cukup berat.

"Untuk komplotan Pasuruan, kita kenakan Pasal 365 KUHP dan Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun. Sedangkan dua tersangka curanmor, kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancamannya 9 tahun penjara," tandasnya

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved