Polisi Selingkuh

Isi Chat Mesra Perwira Polisi Surabaya dengan Istri Orang jadi Bukti Cinta Terlarang, Ini 5 Faktanya

Isi Chat & Foto Mesra Perwira Polisi dengan Istri Orang jadi Bukti Hubungan Gelap, Ini 5 Faktanya

Isi Chat Mesra Perwira Polisi Surabaya dengan Istri Orang jadi Bukti Cinta Terlarang, Ini 5 Faktanya
Ilustrasi Tribun Timur ( kiri) dan Surya.co.id (kanan)
Isi Chat Mesra Perwira Polisi Surabaya dengan Istri Orang jadi Bukti Cinta Terlarang, Ini 5 Faktanya 

Informasi menyebut, Ipda GT permah menjabat di fungsi Binmas Polsek Sukolilo Surabaya.

Saat ini Ipda GT berdinas di Dalmas Sat Sabhara Polrestabes Surabaya.

"Karena Binmas itu kan ada kegiatan masyarakat. Kenalnya sama istri saya lewat situ," lanjut pria yang bekerja sebagai sopir ini.

Saat ini kedua pasangan suami istri tersebut belum cerai secara hukum.

"Anak saya dua. Saya masih proses cerai baru-baru ini. Belum sah secara hukum," terang W.

Kepada Surya.co.id, W meyakinkan diri untuk bercerita perihal masalah rumah tangganya usai menyimpan buki chat dan foto mesra SH dan Ipda GT di sebuah hotel.

"Saya rampas handpone istri saya, disitu ternyata banyak chat dengan Ipda GT. Di HP namanya komandan.

Mulai chat mesra hingga menjurus ke hal yang tak senonoh," beber W.

Sementara itu, Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus H Simarmata menegaskan tidak akan memberi ruang bagi anggotanya yang bertindak indispliner.

Leo berjanji akan memproses oknum anggota yang bermasalah tersebut secara tegas.

"Yang bersangkutan akan kami proses dan hukum berat," tegasnya singkat.

5. Korban Lainnya, SK

(Foto ilustrasi) HEBOH Oknum Perwira Polisi Surabaya Selingkuhi 2 Wanita, Ini Alasan Pria Selingkuh Menurut Psikolog
(Foto ilustrasi) HEBOH Oknum Perwira Polisi Surabaya Selingkuhi 2 Wanita (DOK. BANGKAPOS)

Seorang wanita beristri berinisial SK (48) juga menjadi korban Ipda GT, ia bahkan mengaku telah diporoti oleh kekasih gelapnya tersebut.

Wanita yang terlah memiliki anak dan suami ini mengaku mengenal Ipda GT pada tahun 2003.

Menurutnya, perkenalan itu berlanjut saat keduanya kembali bertemu pada tahun 2018 sekitar bulan Oktober.

"Saat itu saya dan suami ada masalah, kemudian ketemu lagi sama Ipda GT ini.

Dari situlah kami akhirnya berhubungan," tutur SK kepada Surya.co.id .

Sejak saat itu, komunikasi berjalan cukup intens antara Ipda GT dan SK yang telah bersuami ini.

Rayuan maut yang dilontarkan Ipda GT meluluhkan hati SK saat itu.

Bahkan, SK menurut ketika diajak bercinta layaknya suami istri oleh Ipda GT di sebuah hotel di kawasan Surabaya.

"Saya diajak ke hotel awalnya takut. Apa gak ada yang tahu, tapi dia bilang aman karena hotelnya ada garasi langsung masuk. Tiga kali itu mas di sana," tambahnya.

SK mengaku, Ipda GT berjanji akan menikahinya setelah ia cerai dengan suami sahnya yang kini ada di tahanan Mapolsek Tenggilis Surabaya.

"Saya sekarang proses cerai, lha kok dia malah hilang." katanya.

Karena merasa dikhianati, SK sempat mendatangi Polsek Sukolilo Surabaya untuk menemui Ipda GT.

Namun, bukannya mendapat perlakuan baik, SK malah ditendang dan dipermalukan di depan umum.

Karena tak ada itikad baik, SK akhirnya melaporkan Ipda GT ke propam Polrestabes Surabaya dengan nomor laporan STPL/7/X/2019/Provost

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved