Berita Surabaya

Ribuan Pengacara Ikuti Sosialisasi E-Litigasi, Hakim Agung Sebut Acara Ini Terbesar di Indonesia

Ketua PT Surabaya, Herri Swantoro: Sistem ini tidak bisa berjalan dengan maksimal bila tanpa ada dukungan dari advokat yg melek akan TI

Ribuan Pengacara Ikuti Sosialisasi E-Litigasi, Hakim Agung Sebut Acara Ini Terbesar di Indonesia
SURYA.co.id/Samsul Arifin
Hakim Agung, Syamsul Maarif menabuh gong tiga kali tanda dimulainya E-Litigasi. Ditemani dengan kepala Pengadilan Negeri Surabaya, Nur Syam serta Kepala Pengadilan Tinggi (PT) Herri Swantoro dan ketua panitia Ahmad Riyadh di Grand City Ballroom, Jumat, (15/11/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mewakili Ketua Mahkamah Agung (MA), Hakim Agung, Syamsul Maarif menabuh gong tiga kali tanda dimulainya E-Litigasi.

Ditemani dengan Kepala Pengadilan Negeri Surabaya, Nur Syam serta Kepala Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, Herri Swantoro dan ketua panitia, Ahmad Riyadh di Grand City Ballroom

Dalam sambutannya, Syamsul Maarif mengapresiasi acara bersama seluruh advokat di Jatim ini. Menurut perkiraannya, acara ini terbesar di Indonesia. 

Sebelumnya acara serupa juga digelar di Jakarta akan tetapi berbeda dengan hari ini. Kedua dia berpesan untuk melalui E-Litigasi ini modernisasi peradilan, transparansi akan terwujud. 

"Ketiga, perform yg dilakukan MA tidak akan berjalan bila tidak ada dukungan advokat. Jadi hanya beda fungsi. Sebenarnya sama memberikan keadilan bagi pencari keadilan," terangnya, Jumat, (15/11/2019). 

Sementara itu, Ketua PN Surabaya, Nur Syam mengisahkan E-Litigasi dan gugatan sederhana yang diperbarui dan era terang sudah tersedia di semua PN. 

"Mudah-mudahan dengan acara ini disamping pemahaman E-Litigasi gugatan sederhana dan era terang. Kami berharap semoga persaudaraan advokat tetap langgeng dan menjadi pemersatu seluruh advokat di Jatim," kata Nur Syam

Ketua PT Surabaya, Herri Swantoro mengaku mendukung penuh acara ini. Menurut dia. manfaatnya terlihat bagi para pencari keadilan. 

"Saya bangga sejak E-Court diberlakukan, selanjutnya berupaya untuk sistem ini mendorong seluruh performance PN se-Indonesia modern ke teknologi informasi. Sistem ini tidak bisa berjalan dengan maksimal bila tanpa ada dukungan dari advokat yg melek akan TI," ujarnya. 

Oleh sebab itu, Herri berharap setelah sosialisasi, pengguna terdaftar akan bisa meramaikan sistem tersebut dan menjadi sistem yg dinamis.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved