KRONOLOGI Ayah Setubuhi Anak Tirinya di Parkiran Sepulang Sekolah, Kasus Gadis di Malang Lebih Miris

Kronologi Seorang Ayah Tega Menyetubuhi Anak Tirinya di Parkiran Sepulang Sekolah, Kasus Gadis di Malang Lebih Miris

KRONOLOGI Ayah Setubuhi Anak Tirinya di Parkiran Sepulang Sekolah, Kasus Gadis di Malang Lebih Miris
shutterstock
Ilustrasi: KRONOLOGI Ayah Setubuhi Anak Tirinya di Parkiran Sepulang Sekolah, Kasus Gadis di Malang Lebih Miris 

SURYA.co.id - Kronologi seorang ayah menyetubuhi anak tirinya di parkiran sepulang sekolah telah terungkap

Perbuatan keji ini dilakukan oleh seorang ayah di Singapura yang tega menyetubuhi anak tirinya

Melansir dari Kompas.com dalam artikel 'Pria di Singapura Akui Bersetubuh dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun', si ayah itu mengakui dakwaan telah menyetubuhi anak di bawah umur.

Dilaporkan si anak tiri dijemput ayahnya dari sekolah lalu mereka menuju kawasan parkir bertingkat, dan bercinta di sana.

Dokumen persidangan menunjukkan pria itu melakukannya atas "kesepakatan dengan putrinya", dengan dakwaan kedua tengah dipertimbangkan.

Ilustrasi: VIRAL di Twitter Gadis Rela Disetubuhi Pacar untuk Atasi Kelebihan Sel Darah Putih
Ilustrasi (SCMP.com)

Wakil Jaksa Penuntut Derek Ee mengatakan, gadis 15 tahun menyebut si pria yang tidak disebutkan identitasnya itu sebagai "paman".

Kepada Hakim Teo Guen Kee, Ee menuturkan tidak diketahui apakah si pria menikah dengan ibu gadis itu.

Namun dia menganggapnya anak tirinya.

"Tetapi seiring berjalannya waktu, hubungan mereka menjadi lebih dekat.

Bahkan saling mengirim pesan, sehingga terdakwa bisa bercinta dengan korban," papar Ee.

Dalam materi dakwaan, disebutkan bahwa pria itu menjemput si remaja dari sekolahnya pukul 12.30 waktu setempat pada 25 Januari lalu.

Namun alih-alih pulang ke rumah, mereka menuju lokasi parkir di Admiralty Drive, di mana mereka melakukan hubungan layaknya suami istri.

Seorang polisi tengah berpatroli sekitar pukul 14.00 ketika melihat keduanya.

Mereka juga melihat si polisi dan segera berpakaian.

Sidang vonisnya bakal digelar 23 Desember mendatang.

Dilansir Straits Times via Asia One, dia awalnya sempat tak mengaku ketika diinterogasi.

Pria tersebut terancam dipenjara selama 10 tahun dan menerima denda jika terbukti bersetubuh dengan anak di bawah umur.

4 FAKTA Video Gadis Pramuka Berhubungan Badan di Ruang Tamu, Korban Mengundurkan Diri dari Sekolah
Ilustrasi (YouTube)

Kasus tak kalah miris menimpa seorang gadis di Malang

Gadis berumur 14 tahun di Kabupaten Malang menjadi korban persetubuhan oleh ayah kandungnya sendiri, AJ (42).

Gadis itu awalnya minta izin menikah dengan tunangannya. AJ lalu mengizini dengan syarat mengajak gadis itu bercinta lebih dahulu dengannya.

Ternyata syarat itu bersifat paksaan itu disertai dengan ancaman.

Warga Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan itu akan memukul anak kandungnya itu jika tak menuruti kemauannya.

Ironisnya, hubungan terlarang itu terjadi hingga 9 kali atas paksaan AJ kepada putrinya.

Namun, ibarat pepatah, sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga.

AJ pun harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah anaknya menceritakan perilakunya itu kepada kakeknya.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menerangkan, tersangka AJ berbuat bejat tak hanya sekali.

"Kepada penyidik tersangka AJ mengaku sudah menyetubuhi putri kandungnya sebanyak 9 kali,” ungkap Tiksnarto saat gelar rilis di halaman Satuan Reserse Kriminal Polres Malang, Rabu (13/1/2019) sore.

Tersangka AJ dipaparkan dalam rilis di halaman Unit Reskrim Polres Malang, Rabu (13/11/2019).
Tersangka AJ dipaparkan dalam rilis di halaman Unit Reskrim Polres Malang, Rabu (13/11/2019). (SURYA.co.id/ERWIN WICAKSONO)

Tak hanya korban persetubuhan ayah kandungnya, gadis malang ini juga korban perceraian.

Ayah dan ibu kandungnya bercerai sejak gadis itu masih kecil. 

Setelah cerai, AJ menikah lagi dengan perempuan lain yang menjadi ibu tiri korban. 

”Sejak masih kecil setelah kedua orang tuanya bercerai, korban memang tinggal bersama ayahnya (tersangka) dan ibu tirinya,” terang Andaru.

Sebenarnya, kehidupan AJ dipenuhi dengan tindakan kriminal. Dia kerap keluar masuk penjara.

Ia terjerat kasus pencurian dan penyalahgunaan senjata tajam (sajam).

”Pelaku pernah menjalani hukuman kurungan penjara di wilayah hukum Polres Pasuruan sebanyak 3 kali. Tersangka merupakan seorang residivis kasus pencurian dan sajam,” ujar Andaru.

Kronologi

Tahun 2018 AJ bebas.

Tahun tersebut adalah awal periode kelam bagi korban.

Korban yang semula tinggal bersama kakeknya akhirnya kembali tinggal bersama ayah kandungnya.

”Mengetahui ayahnya sudah bebas dari penjara, korban sempat izin kepada AJ untuk menikah dengan tunangannya,” tutur Andaru.

Mantan Kasat Reskrim Polres Gresik itu menambahkan, tersangka mengancam tidak akan merestui hubungan korban dan menolak menjadi wali nikah.

Ada syarat yang harus dipenuhi. Yakni Aj minta bersetubuh dahulu dengan putrinya.

"Tersangka mengancam tak merestui pernikahan anaknya apabila tak menuruti keinginan tersangka untuk bersetubuh,"

Korban tak bisa berbuat banyak.

Dia hanya bisa pasarah saat paksa ayah kandungnya menginap di sebuah penginapan di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan pada 2018 lalu.

Di penginapan itulah AJ melampiaskan nafsu bejatnya kepada putri kandungnya.

Bila tak menuruti kemauannya, tersangka mengancam akan menyakiti korban dengan cara memukulnya.

Korban pun merelakan tubuhnya disetubuhi ayah kandungnya.

Sejak saat itu, AJ selalu minta jatah ke anaknya.

”Sejak tahun 2018 hingga bulan November 2019, tersangka sudah menyetubuhi korban sebanyak 9 kali. 5 di antaranya terjadi di penginapan yang ada di Tretes, 2 kali di rumahnya saat istri tersangka tertidur, dan 2 sisanya terjadi di sebuah losmen yang ada di wilayah Kecamatan Lawang,” ungkap Andaru.

Korban sudah seringkali menuruti nafsu bejat tersangka. Tapi, ia tak kunjung mendapat restu menikah.

Merasa tersakiti, korban akhirnya menceritakan kejadian pilu yang dialaminya kepada kakek dan tunangannya.

Pada Selasa (5/11/2019) tunangan Jelita mendapat kabar jika kekasihnya hendak disetubuhi lagi oleh ayah kandungnya.

Kabar tersebut menerangkan bahwa AJ kembali mengajak korban bercinta di salah satu penginapan yang ada di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Kejadian ini kemudian dilaporkan tunangan korban ke Polsek Lawang.

Laporan tersebut diterima oleh anggota kepolisian.

Petugas gabungan dari Polsek jajaran dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang, datang ke lokasi kejadian untuk melakukan penyergapan.

Benar adanya, di losmen itu, polisi mendapati tersangka AJ dan korban sedang berdua bersama di losmen yang ada di Kecamatan Lawang tersebut.

Untuk kepentingan penyidikan, pakaian korban dan tersangka AJ digelandang petugas ke kantor UPPA Satreskrim Polres Malang.

”Tersangka kami jerat dengan pasal 81 juncto pasal 76 D dan pasal 82 juncto 76 E nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak dan kekerasan serta persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Karena tersangkanya merupakan ayah kandung korban, maka ancaman hukumannya ditambah 1/3 yang membuat tersangka diancam dengan kurungan penjara maksimal 20 tahun," ungkap Andaru.

Di sisi lain, tersangka AJ hanya bisa merunduk saat digelandang petugas di halaman Satreskrim Polres Malang sore itu.

Ketika tidak ditanya apakah tidak mendapat "jatah" dari istrinya, AJ hanya diam saja.

Tapi Ia lebih memilih melampiaskan nafsu ke anaknya karena sebuah alasan lain.

"Itu (korban) anak kandung saya. Saya kecewa anak saya tidak perawan lagi, nakal gitu lo. Saat saya bercinta, istri tak tahu," ungkap pria bertato kemudian digelandang petugas menuju ruang tahanan.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved