Berita Ponorogo

Jalan Diponegoro dan Jalan Urip Sumoharjo Ponorogo Masuk Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Baru

Jalan Diponegoro dan Jalan Urip Sumoharjo di Kabupaten Ponorogo masuk ke dalam Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).

Jalan Diponegoro dan Jalan Urip Sumoharjo Ponorogo Masuk Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) Baru
Humas Polres Ponorogo
Kawasan tertib lalu lintas di Ponorogo 

SURYA.co.id | Ponorogo - Jalan Diponegoro dan Jalan Urip Sumoharjo di Kabupaten Ponorogo masuk ke dalam Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).

Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bambang Prakoso mengatakan kedua jalan tersebut sudah ditetapkan sebagai KTL karena memiliki infrastruktur yang memadai dan ada iktikad Pemkab untuk menyempurnakan pada masa yang akan datang.

"Infrakstrukturnya baik, pelanggarnya dikit dan berbagai syarat lainnya. KTL Ponorogo diinspeksi kondisinya oleh Tim Forum LLAJ Prov Jatim," tutur Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Bambang Prakoso.

Menurutnya, penilaian KTL pada tanggal 12 November lalu dipimpin oleh tim yang terdiri dari beberapa unsur yaitu Ditlantas Polda Jatim,  Dishub Provinsi Jatim, Akademisi,  PU dan Bina Marga Provinsi Jatim.

"Ketua Timnya dari Kasat Patroli Jalan Raya Kompol Dwi Sumrahadi," jelasnya.

Bambang memastikan akan terus mengembangkan kawasan Tertib Lalu Lintas di sejumlah jalan protokoler di Bumi Reog.

Dalam waktu dekat ini, yang menjadi target salah satunya adalah Jalan HOS Cokroaminoto.

"Jumlah KTL akan terus bertambah. Tetapi tentu seiring bertambahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas," terang lulusan AKPOL 2007 ini.

Untuk meningkatkan KTL, ia juga bekerjasama dengan Pemkab Ponorogo untuk memperbaiki infrastruktur serta kelengkapan fasilitas pendukung lainnya terutama rambu lalu lintas dan alat pemberi isyarat lalu lintas.

Bambang menambahkan fasilitas pelengkap mulai dari rambu, marka, zebra cross, penerangan jalan, alat pengendali, alat pemberi isyarat, trotoar, halte, median jalan serta lahan parkir.

Bambang mengingatkan kepada masyarakat agar terus meningkatkan ketertiban dalam berkendara,  terutama di kawasan tertib lalu lintas sebab jika melanggar nilai nominal dendanya berbeda dengan jalan umum yang lain. Dia berharap, kesadaran masyakat juga semakin tinggi.

Kompol Dwi Sumrahadi, Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim menambahkan inspeksi ini diharapkan dapat mewujudkan KTL yang semakin ideal.

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved