Breaking News:

Berita Surabaya

BERITA SURABAYA Hari Ini Populer, Perselingkuhan Perwira Polrestabes & Balap Liar Tabrak Penonton

Berikut Beberapa Berita SUrabaya Hari Ini yang Populer, Ada Perselingkuhan Perwira Polrestabes & Video Viral Balap Liar Tabrak Penonton

Kolase SURYA.CO.ID/FIRMAN RACHMANUDIN dan Instagram
BERITA SURABAYA Hari Ini Populer, Perselingkuhan Perwira Polrestabes & Balap Liar Tabrak Penonton 

Giliran SK menuntut pertanggungjawaban, Ipda GT mengamuk, menganiaya SK.

Seperti diberitakan, Ipda GT tidak hanya berselingkuh dengan satu wanita, tapi ada satu lagi korban lainnya.

Ipda GT ternyata juga diduga merusak rumah tangga SK.

SK bahkan mengaku telah diporoti selama menjalin asmara terlarang dengan Ipda GT.

Bukti laporan SK, wanita korban Ipda GT, yang melaporkan perwira Polrestabes Surabaya itu di Mapolda Jatim, beberapa waktu lalu.
Bukti laporan SK, wanita korban Ipda GT, yang melaporkan perwira Polrestabes Surabaya itu di Mapolda Jatim, beberapa waktu lalu. (SURYA.CO.ID/FIRMAN RACHMANUDIN)

Saat ditemui, SK mengaku mengenal Ipda GT pada tahun 2003.

Perkenalan itu berlanjut saat keduanya kembali bertemu pada tahun 2018 sekitar bulan Oktober.

"Saat itu saya dan suami ada masalah, kemudian ketemu lagi sama Ipda GT ini.

Dari situlah kami akhirnya berhubungan," beber SK kepada Surya.co.id .

Komunikasi yang intens, berujung pada rayuan Ipda GT hingga SK mau diajak berhubungan badan di sebuah hotel kawasan Surabaya Timur.

"Saya diajak ke hotel awalnya takut.

Apa gak ada yang tahu, tapi dia bilang aman karena hotelnya ada garasi langsung masuk.

Tiga kali itu mas di sana," tambahnya.

Lebih lanjut, SK kemudian diminta Ipda GT untuk tinggal bersama di Graha Aparna.

"Selama ini sebelum kenal sama istrinya Pak W itu pulangnya ke saya.

Kok tiba-tiba saya curiga mulai berubah sekitar pertengahan tahun 2019 ini.

Saya ikuti terus," tambahnya.

Setelah sempat mengintai beberapa bulan, SK menemukan Ipda GT bersama perempuan lain.

"Saya sudah habis banyak.

Yang di nota aja Rp 12 juta, belum lain-lain,"terangnya.

SK mengaku, Ipda GT berjanji akan menikahinya setelah ia cerai dengan suami sahnya yang kini ada di tahanan Mapolsek Tenggilis Surabaya.

"Saya sekarang proses cerai, lha kok dia malah hilang.

Keluarga saya sudah tidak mau menerima saya, bahkan anak saya sudah tidak mau ketemu saya setahun ini.

Saya baru sadar kalau selama ini saya salah ngikuti dia," lanjut SK.

Karena merasa dikhianati, SK sempat mendatangi Polsek Sukolilo Surabaya untuk menemui Ipda GT.

Bukannya mendapat perlakuan baik, SK malah ditendang dan dipermalukan di depan umum.

"Saya ke sana, saya ditendang, ditarik sampai jilbab saya lepas, saya dibilang orang gila.

Terus dia panggil temannya maksa saya masuk ke Polsek," beber SK.

Karena tak ada itikad baik, SK akhirnya melaporkan Ipda GT ke propam Polrestabes Surabaya atas dugaan perzinaan dengan nomor laporan STPL/7/X/2019/Provost.

Tak hanya itu, perbuatan tidak menyenangkan ipda GT saat di depan Mapolsek Sukolilp juga dilaporkan ke Polda Jatim.

2. Juru Parkir di Alun-alun Gresik Pukuli Emak-emak

Sebuah video viral di Facebook memperlihatkan seorang juru parkir yang memukul ibu-ibu yang sedang parkir.

Juru parkir itu memukul si ibu menggunakan sebatang kayu panjang.

Peristiwa itu diduga terjadi di Alun-alun Kabupaten Gresik, Rabu (13/11/2019) pagi.

Dalam video berdurasi 1 menit 23 detik itu, memperlihatkan seorang ibu berkerudung hitam dan mengenakan helm hitam akan mengambil sepeda motor miliknya.

Terlihat seorang anak kecil berada di samping kiri menunggu ibunya mengeluarkan motor dari parkiran.

Tiba-tiba seorang juru parkir lengkap dengan rompi oranye menghampiri.

Mendadak ia memukulkan benda diduga kayu sepanjang satu meter ke arah kepala ibu tersebut.

Saat ibu itu mengeluarkan motor pelan-pelan, jukir kembali memukulkan kayu ke bagian helm berulang kali.

Untungnya, ada pengunjung menghampiri dan mencegahnya.

Namun, tidak sampai di situ, jukir itu kembali memukul punggung si ibu.

Langsung saja seorang pemotor langsung berhenti dan mendekati sang jukir yang berusaha menjauh dan membuang kayu tersebut di antara parkiran sepeda motor.

Ketua Komisi III DPRD Gresik, Asroin, mengaku telah melihat dan mengetahui video jukir yang memukul menggunakan kayu tersebut.

"Pokoknya langsung ditindaklanjuti jangan ada pembiaran," kata Asroin, Kamis (14/11/2019).

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik, Nanang Setiawan membenarkan peristiwa tersebut.

Pihaknya langsung mengecek dan meminta koordinator di wilayah alun-alun untuk memberikan teguran.

"Kemarin kita sudah melakukan pembinaan kepada yang bersangkutan," kata dia.

Lanjut Nanang, jukir tersebut bernama Duwo dan mengalami sedikit gangguan mental.

Dia terdaftar dan merupakan jukir resmi Dishub Gresik.

Dikatakannya, apabila sudah diberi teguran dan pembinaan masih saja menganggu masyarakat yang sedang parkir, pihaknya akan menggantinya.

"Kalau masih seperti itu kita ganti saja," tegasnya.

3. Penurunan Passing Grade di CPNS 2019

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim Anom Surahno menegaskan, untuk CPNS 2019 menggunakan sistem PermenPANRB No 24 Tahun 2019.

Dalam aturan itu ada penurunan passing grade yang diberlakukan. Hal ini akan memperbesar peluang lolos para peserta tes seleksi CPNS 2019.

Dikatakan Anom, berdasarkan tes CPNS 2018, ada banyak formasi tak terpenuhi karena tingginya passing grade dan mayoritas pendaftar tak mampu melewati ambang batas.

Sehingga pada akhirnya ada penurunan passing grade yang dilakukan di 2018 lalu.

"Itu menjadi salah satu faktor besar alasan mengapa passing grade di CPNs 2019 ini diturunkan. Kami sebagai pemerintah daerah mengikuti aturan. Dan tentunya ini kabar baik, karena kemungkinan lolos bagi peserta tes juga akan lebih banyak," kata Anom Surahno, Kamis (14/11/2019).

Ia menyebutkan berdasarkan aturan tersebut yang mengalami penurunan passing grade asalah Tes Karakteristik Pribadi, dan Tes Wawasan Kebangsaan TKB).

Penurunannya untuk Tes Karateristik Pribadi (TKP) dari 143 menjadi 126, dan untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TKB), sebelumnya 75 jadi 65.

Sedangkan untuk Tes Intelegensia Umum (TIU) tetap 80.

Selain itu, yang juga ada perubahan yang akan meningkatkan kelolosan pendaftar.

Khususnya di Jawa Timur yaitu untuk formasi dokter spesialis.

Dikatakan Anom, berdasarkan pelaksanaan tes CPNS 2018, formasi dokter spesialis nyaris tidak ada.

Ternyata setelah ditelisik penyebabnya adalah batasan usia yang dinilai terlalu rendah.

Di CPNS 2018, batas usia pendaftar CPNS formasi dokter spesialis adanyah 35 tahun.

Tahun ini diperlonggar dengan batas maksimal usia pendaftar dokter spesialis adalah 40 tahun.

"Lalu juga ada kelonggaran lagi, soal akreditasi kampus pendaftar. Sebelumnya akreditasi kampus pendaftar CPNS minimal adalah B. Sekarang adalah pokoknya kampusnya terakreditasi. Kecuali pelamar formasi khusus cumlaude harus A," katanya.

Sebagaimana diketahui, tahun 2019 Pemprov Jawa Timur membuka sebanyak 1.817.

Dengan rincian tenaga pendidik sebanyak 1.133, tenaga kesehatan 322, dan tenaga teknis sebanyak 362.

Dari total kebutuhan formasi tersebut terdapat formasi khusus yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas sebanyak 36 dan cumlaude sebanyak 36.

Perlu diketahui, jadwal pelaksanaan tes CPNS akan dilaksanakan sekitar Bulan Februari 2020. 
Rencananya ujian dilakukan di Gedung Serba Guna Universitas Negeri Surabaya.

4. Video Viral Balap Liar Tabrak Penonton

Beredar video viral aksi pembalap liar di Jalan Raya Trosobo, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) menabrak penonton.

Video itu dengan cepat tersebar luas di Instagram (IG) dan grup-grup WhatsApp (WA).

Sang joki, Aditya Rifky L, pemuda 22 tahun asal Gempol Bulusari, Pasuruan yang biasa dipanggil Adi Ucil yang menabrak penonton kini sudah ditangkap polisi.

Di artikel ini terungkap sosok Adi Ucil yang mengaku juga sebagai seorang pembalap profesional.

Dalam video berdurasi 26 detik dan 10 detik itu terlihat ratusan orang berjejer di tepi jalan depan SPBU menonton balap motor liar.

Terlihat sepeda motor melaju kencang dan pada detik ke 18 pebalap itu menabrak seorang penonton.

Dalam video itu juga, nampak dua sepeda motor bersiap-siap melaju.

Arus lalu lintas juga dihentikan oleh beberapa orang sehingga kendaraan harus menghentikan laju kendaraannya.

Adi Ucil, joki balap liar yang videonya viral saat diperiksa di Polresta Sidoarjo. Adi Ucil mengaku ia merupakan pembalap drag race profesional yang biasa berlaga di ajang balapan resmi.
Adi Ucil, joki balap liar yang videonya viral saat diperiksa di Polresta Sidoarjo. Adi Ucil mengaku ia merupakan pembalap drag race profesional yang biasa berlaga di ajang balapan resmi. (surya/m taufik)

Belakangan diketahui sang joki pembalap liar yang menabrak penonton adalah Adi Ucil.

Nama Adi Ucil cukup terkenal dunia balap liar di Sidoarjo.

Dia kerap menjadi joki dalam balapan liar di Arteri Porong dan sejumlah lokasi lain.

"Iya, cukup sering.

Tapi saya hanya disuruh saja," dalih Ucil di sela menjalani pemeriksaan di Satlantas Polresta Sidoarjo, Kamis (14/11/2019).

Setiap kali balapan liar, ia mendapat bagian 10 persen dari nominal taruhan.

Tapi Unyil berdalih tidak tahu berapa nominal taruhan dalam balapan di Raya Trosobo yang viral, Kamis pagi.

"Pokoknya saya 10 persen," sebutnya.

Diakuinya, selama ini juga kerap menjadi joki profesional drag race.

Ia mengklaim dikontrak resmi oleh salah satu klub dengan nominal cukup besar.

"Kontrak dengan Berkah Alam, Rp 25 juta kontraknya," ujarnya.

Beberapa waktu lalu, di Kediri disebut dia sempat meraih juara dalam ajang drag race di sana.

Dalam waktu dekat, ia ada agenda balapan resmi lain, yakni drag race di Surabaya.

Tapi karena sedang luka dan sekarang berurusan dengan polisi, sepertinya dia tak bisa balapan di ajang resmi tersebut.

"Menyesal pak, gara-gara nurut aja diajak teman-teman balap liar.

Harusnya balapan resmi pendapatannya lebih banyak," ucap Ucil lirih.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Eko Iskandar saat menanyai Adi Ucil, Joki Balap Liar yang ditangkapnya sendiri, Kamis (14/11/2019)
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Eko Iskandar saat menanyai Adi Ucil, Joki Balap Liar yang ditangkapnya sendiri, Kamis (14/11/2019) (surabaya.tribunnews.com/m taufik)

Dalam balapan di Trosobo yang Videonya sempat viral itu, diakuinya sudah kucing-kucingan dengan petugas kepolisian sejak malam hari.

Sampai akhirnya, balapan digelar pagi buta sekitar pukul 05.00 WIB dengan menutup Jalan Raya.

"Rencana awal balapan jam 02.00 WIB. Tapi ada polisi patroli.

Kucing-kucingan, sampai akhirnya pagi hari baru terlaksana.

Yang menutup jalan dan menghadang kendaraan lain lewat itu anak-anak, saya cuma joki," bebernya.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved