Rabu, 6 Mei 2026

Sebelas Rumah Retak Akibat Getaran 'Gempa' Gunung Lemongan di Lumajang

"Ada 11 rumah yang terdampak di Sumberpetung. Mereka mengalami keretakan, seperti di tembok dan lantai," ujar Wawan.

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Eben Haezer Panca
ist/wikipedia
Gunung Lemongan di Kabupaten Lumajang. Warga sekitar merasakan adanya gempa disertai suara kencang 

SURYA.co.id, Lumajang -  Sebanyak 11 rumah di Desa Sumberpetung, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang terdampak gempa Gunung Lemongan, Lumajang.

Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Lumajang mendata, ke-11 rumah mengalami retak.

"Ada 11 rumah yang terdampak di Sumberpetung. Mereka mengalami keretakan, seperti di tembok dan lantai," ujar Kepala Bidang Kesiapsiagaan, Kedaruratan, dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi kepada Surya, Kamis (14/11/2019). 

Setelah mendapatkan laporan tentang peningkatan kegempaan yang dirasakan oleh warga sekitar Gunung Lemongan, BPBD Lumajang melakukan sejumlah tindakan. 

BPBD Lumajang mendirikan tenda pengungsian di Desa Sumberpetung. "Hari ini kami mendirikan tenda, dan mendistribusikan bantuan. Tenda memang tidak dipakai mengungsi sejauh ini, tetapi kami mengantisipasi. Tenda bisa dipakai warga jika masih ada yang trauma jika tinggal di rumahnya akibat getaran gempa," ujar Wawan.

Warga Sekitar Gunung Lemongan Lumajang Dengar Suara Ledakan dan Getaran Gempa dari Gunung

Bantuan yang diserahkan antara lain selimut, makanan siap saji, dan air minum. 

BPBD Lumajang, kata Wawan, juga terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunung Lemongan. 

"TRC PB BPBD Kabupaten Lumajang standby dan siaga di sekitaran lokasi, juga berkoordinasi dengan pos pantau untjk memonitor gempa," ujar Wawan.

Berdasarkan pemantauan pada Kamis (14/11/2019) untuk kegempaan terkini, tercatat tektonik lokal mencapai 19 dengan amplitudi 14 - 30 mm dan berdurasi 6 - 27 detik. Dari kegempaan itu yang terasa hanya satu kali, beramplitudo 28 mm, berdurasi 44 detik, dan skala II MMI.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, jangan panik, dan tidak usah terpancing isu-isu," tegas Wawan. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved