Polisi Selingkuh

Perwira Polrestabes Surabaya Selingkuhi Juragan Ayam Geprek, Suami Pergoki Foto Mesra di Hp Istri

Seorang perwira Polrestabes Surabaya diduga selingkuhi wanita juga penjual ayam geprek. Si suami wanita tersebut memergoki foto mesra di Hp istrinya.

Youtube
Ilustrasi. perwira Polrestabes Surabaya selingkuhi Juragan Ayam Geprek, Suami Pergoki Foto Mesra di Hp Istri 

Perwira Polrestabes Surabaya diduga selingkuhi wanita sekaligus penjual ayam geprek. Si suami wanita tersebut memergoki foto mesra di Hp istrinya.

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang perwira Polrestabes Surabaya berpangkat Ipda GT dikabarkan selingkuhi SH (39) istri dari W (40), warga Keputih Surabaya.

Kepada SURYA.co.id, W meyakinkan diri untuk bercerita perihal masalah rumah tangganya seusai menyimpan buki chat dan foto mesra SH dan Ipda GT di sebuah hotel.

"Saya rampas handpone istri saya, di situ ternyata banyak chat dengan Ipda GT. Di HP namanya komandan. Mulai chat mesra hingga menjurus ke hal yang tak senonoh," beber W saat ditemui Surya, Rabu (13/11/2019) malam.

KRONOLOGI Oknum Perwira Polisi Surabaya Selingkuhi Istri Sah Pria Lain, Berawal dari Kegiatan Binmas

Viral di WhatsApp (WA), Video Panas Mahasiswi Cantik Kendari, Seorang Wanita Ngaku Jadi Korban

Oknum Guru Setubuhi Murid di Ruang Perpustakaan, Modusnya Licik, Celana Dalam Krem Jadi Bukti

Pemuda ini Dorong Mayat Ibunya ke Warung Pakai Kursi Roda, Warga Takut, Ini 5 Faktanya

Awal mula kecurigaan W ketika sang istri berubah.

SH yang sehari-hari berjualan ayam geprek di wilayah Manyar Surabaya kerap pulang malam.

"Suatu saat saya buntuti, dia pulang dibonceng temannya, terus kok lewat jalan Mer, tiba-tiba berhenti di depan Kampus C Unair.

Istri saya turun di situ, kemudian ditinggal sama temannya, gak lama datang Ipda GT. Pas istri saya naik motornya langsung saya samperin.

Foto dari handpone SH, istri W yang memperlihatkan seorang pria diduga perwira Polrestabes Surabaya Ipda GT di dalam kamar sebuah hotel. (Foto kanan) buku nikah W dan SH.
Foto dari handpone SH, istri W yang memperlihatkan seorang pria diduga perwira Polrestabes Surabaya Ipda GT di dalam kamar sebuah hotel. (Foto kanan) buku nikah W dan SH. (SURYA.co.id/FIRMAN Rachmanudin)

Ngakunya mau latihan Pramuka. Tapi kok malam-malam itu jam 19.00 WIB. Saya bertengkar saya suruh pulang istri saya," kata W sambil terlihat emosional.

Setelah pertemuan itu, hubungan W dan SH tak lagi harmonis.

Bahkan, sang istri menggugat cerai dirinya.

"Saya ini sabar. Karena saya curiga saya ambil handpone istri saya.

Terus saya lihat chatnya sama Ipda GT dengan nama "komandan" di handpone, ternyata ada foto-foto di hotel sekitar bulan Agustusan," tambahnya.

Informasi menyebut, Ipda GT permah menjabat di fungsi Binmas Polsek Sukolilo Surabaya.

Saat ini Ipda GT berdinas di Dalmas Sat Sabhara Polrestabes Surabaya.

"Karena Binmas itu kan ada kegiatan masyarakat. Kenalnya sama istri saya lewat situ," lanjut pria yang bekerja sebagai sopir ini.

W terpaksa harus merelakan rumah tangga yang sudah 20 tahun dibina dengan SH rusak.

Saat ini kedua pasangan suami istri tersebut belum cerai secara hukum.

"Anak saya dua. Saya masih proses cerai baru-baru ini. Belum sah secara hukum," terang W.

Sementara itu, Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus H Simarmata menegaskan tidak akan memberi ruang bagi anggotanya yang bertindak indispliner.

Leo berjanji akan memproses oknum anggota yang bermasalah tersebut secara tegas.

"Yang bersangkutan akan kami proses dan hukum berat," tegasnya singkat.

Bidan dan polisi selingkuh

Terpisah, seorang polisi di Mojokerto menggrebek istrinya sendiri saat diduga berselingkuh dengan seorang dokter, Selasa (1/10/2019).

Penggrebekan bidan dan dokter yang selingkuh itu dilakukan di sebuah kamar kontrakan di kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Penggrebekan perselingkuhan bidan dan dokter ini dilakukan oleh polisi tersebut bersama perangkat desa setempat. 

Pasangan selingkuh itu lantas dibawa ke Polresta Mojokerto. 

Keduanya langsung digiring ke ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kota Mojokerto.

Setelah menjalani pemeriksaan yang dilakukan petugas, MY digiring ke mobil untuk dilakukan visum.

Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto, AKP Ade Warokka membenarkan bahwa telah terjadi penggrebekan terhadap pasangan selingkuh

"Perzinahan, kami dapatkan bahwa kedua pelaku telah diamankan di salah satu tempat oleh suami perempuan," ungkapnya.

"Laki-laki dokter, cuma saya belum tahu dokter apa. Untuk yang perempuan bidan.

Kalau sang suami berprofesi sebagai polisi, tapi saya belum paham anggota mana," tegasnya.

Diperiksa

Anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto masih melakukan penyelidikan terkait perselingkuhan yang dilakukan seorang dokter dengan bidan yang juga istri polisi.

Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto, AKP Ade Warokka mengatakan, perselingkuhan itu diungkap sendiri oleh suami si bidan. 

“Fakta yang dikantongi dari suami (polisi),  istri berselingkuh.

Dibuntuti, lalu didampingi perangkat setempat dan dilakukan penggerebekan,” ungkapnya, Selasa (1/10/2019).

Masih kata Kasat, penggerebekan pasangan selingkuh tersebut dilakukan di sebuah kamar kontrakan di sebuah perumahan di Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. 

Kasat menjelaskan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus perselingkuhan antara dokter dengan bidan tersebut. 

“Kami lihat dulu unsur pidana seperti apa?

Tindak lanjutnya seperti apa akan kami jadikan pedoman.

Visum perlu dilakukan untuk memastikan apa benar pada saat itu mereka melakukan hubungan suami istri,” jelasnya.

Istri selingkuh kepergok di pasar

Tangkap layar video viral seorang istri di Tulungagung yang teriak histeris saat akan dibawa keluarganya lantaran diduga ketahuan selingkuh. (istimewa)
Terpisah, video seorang ibu dua anak sedang diikat kakinya menggunakan karet dan teriak Mas Suhar viral.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Pasar Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur pada Rabu (25/9/2019).

Terdengar dalam video tersebut, dua anaknya yang ikut melihat turut memanggil dengan nada pilu saat ibunya diperlakukan seperti itu.

Terdapat dua potongan video yang berisi peristiwa tersebut.

Potongan-potongan video seorang wanita yang menjerit histeris saat sejumlah laki-laki memaksanya masuk ke mobil tersebar di Tulungagung.

Wanita dengan kaus warna kuning ini seperti kesetanan berteriak-teriak berupaya melepaskan diri.

Ia sempat merangkul seorang laki-laki dengan kemeja berwarna abu-abu dan bercelana biru.

Sementara sejumlah laki-laki lain berusaha melepaskan pegangan tangannya.

Bahkan laki-laki berkemeja abu-abu itu diintimidasi agar melepaskan pegangannya, dan menjauh.

Yang membuat trenyuh, dua anaknya terus memanggil dengan nada pilu.

Perempuan berinisial M yang kakinya diikat lalu dimasukkan ke dalam mobil itu berasal dari Desa Banyuurip, Kecamatan Kalidawir.

Dia kepergok suami dan keluarganya tengah bersama laki-laki lain. M biasa menyebut laki-laki yang bersamanya dengan sebutan Mas Suhar.

“Mereka ini selingkuhan lama yang bertemu kembali,” ucap seorang warga bernama Sg.

M adalah ibu rumah tangga.

2 ASN Sumenep diduga selingkuh di hotel

Kasus perselingkuhan lainnya yang tak kalah viral adalah dua pasangan tak terikat pernikahan ketahuan sedang berduaan di kamar hotel di Gubeng, Surabaya, Jawa Timur pada Minggu (21/9/2019).

Mereka berdua diduga oknum aparatur sipil negara ( ASN) Kabupaten Sumenep berinisial GF (40) dan DA (35).

GF diduga bekerja di Dinas Pariwisata Sumenep, sementara DA seorang bidan.

Perbuatan keduanya itu diketahui langsung oleh istri GF, yakni HD.

HD kemudian melabrak keduanya di salah satu kamar hotel di kawasan Gubeng.

Keributan ini membuat mereka bertiga digelandang ke Mapolsek Gubeng.

Kanitreskrim Polsek Gubeng, AKP Oloan Manulang, membenarkan bahwa ada pasangan tidak resmi yang diduga oknum ASN yang digrebek oleh istri salah satu pasangan itu.

"Digrebek istrinya sendiri," kata Oloan, Minggu (22/9/2019).

Saat berita ini ditayangkan, Oloan menyebut masih memeriksa GF, suami yang dipergoki istrinya (HD) itu.

"HD langsung lapor ke Mapolsek Gubeng," kata Kanit Reskrim Polsek Gubeng, AKP Oloan Manulang, Minggu (22/9/2019).

Oloan mengungkapkan pihaknya bersama HD langsung mendatangi hotel yang berada di kawasan Gubeng itu pukul 04.30 wib.

Oloan menyebut dugaan HD terbukti ketika mendapati GF dan DA berduaan di kamar hotel itu.

"Diamankan saat mereka sedang istirahat," sambungnya.

Kedua pasangan tak resmi itu langsung digelandang menuju Mapolsek Gubeng.

Sejumlah barang bukti turut diamankan.

Saat ini, GF sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Gubeng.

"Diduga selingkuh, tapi kami masih menunggu hasil visum," terangnya. (*)

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved