Berita Madiun

Pemkot Madiun akan Ubah Jalan Pahlawan Jadi Seperti Malioboro Jogja, Ini yang akan Dilakukan

Wali Kota Madiun, Maidi, ingin mengubah suasana Jalan Pahlawan menjadi seperti Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Pemkot Madiun akan Ubah Jalan Pahlawan Jadi Seperti Malioboro Jogja, Ini yang akan Dilakukan
surya/rahadian bagus
Wali Kota Madiun, Maidi, ingin mengubah suasana Jalan Pahlawan seperti Jalan Malioboro, Yogyakarta. 

SURYA.co.id | MADIUN - Wali Kota Madiun, Maidi, ingin mengubah suasana Jalan Pahlawan menjadi seperti Jalan Malioboro, Yogyakarta. Selain untuk mempercantik Kota Madiun, juga agar pengendara kendaraan mengurangi kecepatan saat melintas di Jalan Pahlawan, khususnya di depan Balaikota Madiun.

"Jalan Pahlawan akan saya buat seperti Maliboro, Yogyakarta. Di situ nanti juga akan ada tempat duduknya. Saya juga sudah pesan pohon, tingginya lima meter, nanti semua ada bunganya. Jadi siapa pun yang melewati Jalan Pahlawan tidak boleh ngebut,” kata Maidi, Rabu (13/11/2019).

Dia menuturkan, nantinya akan dibangun trotoar dengan lebar 4,5 meter di kanan dan kiri jalan, di depan Balaikota yang saat ini memiliki ukuran lebar jalan 19 meter. Sedangkan 10 meter sisanya akan dimanfaatkan pengguna kendaraan.

Maidi mengatakan, trotoar yang diperlebar itu akan menjadi tempat kegiatan warga, semisal jalan-jalan atau sekadar menikmati suasana kota.

Pemkot juga akan melengkapinya trotoar dengan kursi dan meja sehingga warga bisa duduk bersantai di pinggir jalan.

Saat ini, pohon yang sudah puluhan tahun tumbuh di sepanjang depan balaikota ditebang, karena sudah mengalami keropos dan dikhawatirkan, roboh saat musim hujan.

Sebagai penggantinya, Pemkot Madiun akan menanam pohon yang baru agar suasana di sepanjang Jalan Pahlawan tetap sejuk.

Selain memperlebar trotoar, Pemkot Madoun juga akan menutup Sungai Terate-Sumberumis yang berada di selatan Balaikota, dan dibuat tembus hingga ke pusat perbelanjaan di sekitar Jalan Pahlawan.

Sungai yang ditutup tersebut, akan dimanfaatkan menjadi tempat sentra kuliner dengan menggunakan tenda kerucut putih.

"Penataan ini, direncanakan akan berlanjut hingga 2021," pungkasnya.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved