Berita Ekonomi Bisnis

Avrist Assurance: Pahlawan Proteksi Masa Kini dengan Asuransi

Dalam industri asuransi, pahlawan proteksi memiliki cakupan yang sifatnya lebih profesional dan lebih jelas yaitu para agen asuransi.

Avrist Assurance: Pahlawan Proteksi Masa Kini dengan Asuransi
Foto: Asuransi Avrist
Asuransi Avrist menyebut pahlawan masa kini salah satunya adalah proteksi. 

SURYA.co.id | SURABAYA- Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2019 lalu, bisa dimaknai pahlawan dengan arti yang lebih personal dan lebih akrab karena kemajemukan pengertian dan peran hidup.

Maka peran pahlawan pun sudah bergeser dan memiliki banyak turunan arti bagi siapa pun juga.

Chief Agency Officer PT Avrist Assurance, M Irsan Zainuddin, mengatakan bagi masyarakat, pahlawan bisa berarti figur yang berjasa memberikan proteksi, berperan dalam membantu ketika ada kemalangan, atau sesederhana komunikasi ketika tengah dilanda cobaan hidup.

"Pahlawan hadir dalam segala bentuk, misalnya: orang tua, kerabat, sahabat, saudara adik kakak, atau bahkan rekan kantor," ungkap Irsan, Rabu (13/11/2019).

"Orang-orang ini memiliki peranan jasa menjadi pelindung, penasehat, pendidik yang terus mengayomi atau mendidik dalam kehidupan. Bahkan tidak jarang yang berkontribusi atau berjasa dalam memberikan penghidupan yang lebih layak bagi orang-orang,"imbuhnya.

Dalam industri asuransi, pahlawan proteksi memiliki cakupan yang sifatnya lebih profesional dan lebih jelas yaitu para agen asuransi.

Peran pokok agen asuransi pada dasarnya tetap sama, tetapi metode pendekatan nasabah telah bergeser seiring dengan berkembangnya jaman.

Walaupun kini adalah era digitalisasi informasi, bisnis asuransi tetap pada hakikatnya adalah relationship business.

Agen asuransi generasi Millennials dan Gen-Z menguasai jaringan sosial digital dan rajin hadir ke arena pergaulan kota-kota besar di Indonesia, berkumpul bersama rekan seumur, sehingga acap kali mereka mampu mendatangkan banyak calon nasabah berpotensi bagi perusahaan asuransi.

"Di tahun 2019 ini, Gen-Z yang lahir antara tahun 1995 dan 1996 untuk pertama kalinya masuk ke dunia pekerjaan, berpenghasilan mandiri, dan mulai meniti karir sesuai impian," jelas Irsan.

Selain itu, para peniti karir generasi Millennials (Gen-Y) mendaki dan menduduki posisi yang lebih senior, serta otomatis memiliki peran lebih strategis dalam pengambilan keputusan bagi perusahaan.

Tidak sedikit generasi Millennials yang juga memutuskan untuk memulai usaha sendiri bersama-sama dengan kolega mereka.

PT Avrist Assurance pun turut serta ‘memudakan’ rupa asuransi dengan berpartisipasi dalam serangkaian aktivitas hobi gaya hidup sepanjang tahun 2019, seperti Java Jazz Festival, Hodgepodge Superfest, serta New Balance Run On.

Sesuai dengan cita-cita untuk menyediakan ‘satu polis dalam setiap rumah tangga di Indonesia’, pendekatan Avrist Assurance dalam menawarkan proteksi adalah dengan menyatukan diri dengan ajang festival gaya hidup berjiwa muda.

"Karena Avrist Assurance ingin dikenal sebagai asuransi yang dapat menjadi sahabat terpercaya ketika nasabah tengah mengejar aspirasi atau hobi dalam hidup mereka," tandas Irsan.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved