Warga Mojokerto Temukan Tulang Manusia Jenis Kelamin Laki-laki di Sungai Brangkal, Ini Kata Saksi

Warga Mojokerto menemukan tulang manusia di Sungai Brangkal. Diduga tulang manusia itu telah meninggal dunia sejak 2004.

Warga Mojokerto Temukan Tulang Manusia Jenis Kelamin Laki-laki di Sungai Brangkal, Ini Kata Saksi
SURYA.co.id/FEBRIANTO RAMADANI
Petugas Polresta Mojokerto beserta sejumlah relawan, melakukan penyisiran sepanjang 500 meter di sungai brangkal pinggir Jalan Riyanto, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Selasa siang (12/11/2019). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Polresta Mojokerto lakukan penyisiran di Sungai Brangkal, pinggir Jalan Riyanto, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Selasa siang (12/11/2019).

Penyisiran tersebut dilakukan setelah penemuan potongan tulang manusia pada awal Oktober lalu.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka mengatakan, penyisiran dilakukan untuk pencarian kerangka manusia yang diduga masih di Sungai Brangkal.

“Penyisiran dilakukan sepanjang 500 meter di sisi selatan dan utara sungai,” ungkapnya, Selasa (12/11/2019).

Masih kata Kasat, penyisiran dilakukan untuk mendapatkan kemungkinan kerangka atau tulang-tulang lain di lokasi tersebut.

Dari hasil uji forensik pihak kepolisian, tulang yang ditemukan pada awal bulan Oktober lalu, merupakan bagian dari kerangka manusia.

Potongan tulang paha dan tulang betis tersebut diperkirakan meninggal tahun 2004.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka menambahkan, hasil uji forensik, pemilik tulang itu berjenis kelamin laki-laki.

Petugas Polresta Mojokerto beserta sejumlah relawan, melakukan penyisiran sepanjang 500 meter di sungai brangkal pinggir Jalan Riyanto, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Selasa siang (12/11/2019).
Petugas Polresta Mojokerto beserta sejumlah relawan, melakukan penyisiran sepanjang 500 meter di sungai brangkal pinggir Jalan Riyanto, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Selasa siang (12/11/2019). (SURYA.co.id/FEBRIANTO RAMADANI)

“Pada saat meninggal diperkirakan usianya 39-40 tahun dan korban diperkirakan meninggal pada tahun 2004,” ungkapnya.

Masih kata Kasat, hal itu dikuatkan dari hasil pemeriksaan saksi mata, Muhammad Sofi Abdillah yang menemukan potongan tulang tersebut.

Halaman
12
Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved