Berita Magetan

Penjelasan Kepala Satpol PP Pemkab Magetan terkait Anggaran Damkar Disebut Tersendat

Enam unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik pemerintah Kabupaten Magetan hanya lima unit yang masih layak dioperasikan.

Penjelasan Kepala Satpol PP Pemkab Magetan terkait Anggaran Damkar Disebut Tersendat
surya.co.id/doni prasetyo
DAMKAR - Enam unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik pemerintah Kabupaten Magetan hanya lima unit yang masih layak dioperasikan. Sedang kelima unit mobil Damkar lainnya, bisa dioperasikan, namun tidak normal. 

SURYA.co.id | MAGETAN -Keberadaan regu pemadam kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan semakin memprihatinkan.

Sebelumnya Damkar berada di bawah organisasi perangkat daerah (OPD) Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPU PR), kini di bawah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Akibatnya, regu yang diharapkan sebagai penjinak api yang berkobar kobar liar membahayakan warga itu, dilapangan sering jadi bahan tertawaan.

Suasana tegang kadang berubah jadi gelak tawa karena mobil damkar ngadat.

Pantauan Surya.co.id di markas sekaligus garasi mobil damkar di lingkungan kantor DPU PR Pemkab Magetan kondisnya memprihatinkan.

"Jangankan untuk biaya perawatan kendaraan damkar, untuk beli bahan bakar minyak (BBM) seperti solar dan premium saja sekarang sering ngutang dulu," kata seorang staf DPU PR yang mengaku melihat dan mendengar keluh kesah personil damkar, kepada Surya, Selasa (12/11/2019).

Lebih lanjut dikatakan staf DPU PR yang tidak ingin disebut, kondisi memprihatinkan di damkar itu tidak hanya di sarana dan prasarana damkar, tapi jug personel.

"Kondisi ini tidak hanya menyangkut sarana dan prasarana, uang insentif personil sering molor berbulan bulan. Pernah terungkap keenam mobil damkar itu akan oleh personil akan di parkir di depan pendopo Surya Graha, karena sudah tobat merawat damkar," ujarnya.

Kepala Seksi (Kasi) Damkar Satpol PP Pemkab Magetan Wawang, yang dikonfirmasi, enggan mengungkapkan kondisi di seksinya.

Namun, Kasi Damkar itu malah mempersilakan jurnalis melihat sendiri kondisi di seksi damkar secara langsung.

"Saya tidak berhak berkomentar, kita hanya anak buah, ada yang lebih berhak menjawab kondisi Seksi Damkar itu, yakni atasan saya. Atau silakan melihat langsung kondisi di damkar," kata Wawang sambil  pergi.

Sedang Kepala Satuan Pol PP Pemkab Magetan Chanif Triwahyudi menyebutkan, damkar di APBD mendatang sudah merencanakan kendaraan baru.

Kecuali itu, akan datang bantuan mobil pemadam dan ambulan dari pemerintah Jepang.

"Semua unit mobil damkar kami semua ready, termasuk perawatan rutin. Tidak hanya itu, setiap melakukan kegiatan pemadaman, personil di damkar mendapat insentif," tandas Chanif.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved