Berita Surabaya

Jasa Raharja dan PT KAI Gelar Sosialisasi Soal Perlintasan Sebidang, Ini Tujuannya

Menekan angka kecelakaan, Jasa Raharja mengundang masyarakat dan petugas di sekitar perlintasan sebidang lintasan Kereta Api

Jasa Raharja dan PT KAI Gelar Sosialisasi Soal Perlintasan Sebidang, Ini Tujuannya
surya/wiwit purwanto
Menekan angka kecelakaan di perlintasan KA, Jasa Raharja melakukan sosialisasi dengan mengundang masyarakat dan petugas di sekitar perlintasan sebidang lintasan kereta api. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menekan angka kecelakaan di perlintasan Kereta Api, Jasa Raharja mengundang masyarakat dan petugas di sekitar perlintasan sebidang lintasan Kereta Api. Selain itu pihak terkait lainnya seperti dari Kepolisian dan PT KAI juga dihadirkan untuk memberikan wawasan dan pentingnya kewaspadaan di perlintasan sebidang.

“Meski angka kecelakaan utamanan di perlintasan sebidang ini sudah menurun, langkah langkah seperti ini diharapkan juga mampu menekan lebih kecil lagi kecelakaan di area perlintasan sebidang itu,” jelas Suhadi Kepala Cabang Jasa Raharja Jawa Timur, Selasa (12/11/2019).

Humas KAI Daop 8, Suprapto, menambahkan dari data yang ada angka kecelakaan yang ada di perlintasan sebidang di Jawa Timur terus meurun.

"Pada 2017 ada 75 kasus, lalu di 2018 turun ada 51 kasus, dan di 2019 kembali turun dari Januari hingga September ada 40 kasus," tukas Suprapto.

Di area Daop 8, Surabaya Bojonegoro, Bangil, ada 568 titik perlintasan.

Dari jumlah itu perlintasan yang ada petugasnya hanya 164 titik.

“Sementara 404 titik itu tidak ada palang dan tidak ada penjaganya, artinya sekitar 80 persen belum ada palang pintu,” bebernya.

Pihaknya meluruskan, persepsi selama ini, yang namanya palang pintu dan petugas palang pintu, suara sirene itu hanya alat bantu keamanan.

“Alat utama untuk keselamatan bagi pengguna jalan raya ketika melintas di perlintasan sebidang adalah rambu lalu lintas tanda stop sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya,” paparnya.

Tata caranya ketika pengendara hendak melintas di perlintasan sebidang adalah wajib berhenti di rambu stop.

"Tengok kiri kanan dan yakinkan tidak ada kereta yang melintas," pungkasnya.

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved