Berita Jember

Hujan Interupsi Warnai Rapat Paripurna DPRD Jember, Ini Penyebabnya

Anggota dewan menyampaikan interupsinya usai Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief membacakan nota pengantar lima Raperda.

Hujan Interupsi Warnai Rapat Paripurna DPRD Jember, Ini Penyebabnya
surya.co.id/sri wahyunik
Suasana rapat paripurna DPRD Jember, Selasa (12/11/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Rapat paripurna DPRD Jember diwarnai hujan interupsi dari anggota dewan, Selasa (12/11/2019).

Anggota dewan menyampaikan interupsinya usai Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief membacakan nota pengantar lima Raperda.

Sidang paripurna hari ini beragendakan pembacaan nota pengantar lima Raperda Kabupaten Jember oleh pihak eksekutif.

Pembacaan nota pengantar dilakukan oleh Wabup Jember.

Namun sampai Wabup Jember selesai membacakan nota pengantar itu, tidak satu pun anggota dewan menerima naskah nota pengantar itu.

Tak pelak setelah Muqit membacakan pidato nota pengantar, sejumlah anggota dewan menyampaikan interupsi mereka.

"Kok kesannya paripurna ini asal-asalan karena sampai Pak Wabup selesai baca, kami tidak menerima nota pengantar lima Raperda ini. Terus apa yang mau kami bahas. Jangan salahkan kami kalau pembahasan juga asal-asalan," ujar Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto.

Sedangkan Ketua Komisi D DPRD Jember Hafidi meminta sebelum rapat paripurna selesai, pihak eksekutif harus bisa menyediakan nota pengantar itu.

"Sebelum ini ditutup, kami harus sudah punya nota pengantar itu," tegasnya.

Karenanya, Nurhasan dari Komisi D mengusulkan supaya rapat paripurna diskors untuk beberapa menit.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved