Berita Kediri

422 KK di Kota Kediri Masih Terdampak Kekeringan, Ini yang Dilakukan BPBD

Warga di Lingkungan Lebak dan Tumpang, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mengalami kesulitan air bersih

422 KK di Kota Kediri Masih Terdampak Kekeringan, Ini yang Dilakukan BPBD
surya/didik mashudi
Truk tangki air melakukan droping air bersih di Lingkungan Lebak Tumpang, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Warga di Lingkungan Lebak dan Tumpang, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mengalami kesulitan air bersih akibat dampak musim kemarau. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Kediri, Adi Sutrisno, menyebutkan ada sekitar 422 KK warga yang terdampak kekeringan di Kelurahan Pojok.

"Kebutuhan air bersih dipergunakan untuk mandi, masak, cuci baju, kebersihan rumah, air minum dan keperluan ibadah," jelas Adi Sutrisno, Selasa (12/11/2019).

Sejak adanya laporan kekeringan, tim dari BPBD Kota Kediri bersama dengan mobil tangki air PDAM setiap hari melakukan droping air bersih di lokasi terdampak kekeringan. Warga telah menyiapkan aneka tempat bak penampungan untuk wadah air yang dipasok petugas BPBD di depan rumahnya.

Adi menyebutkan untuk penanganan warga terdampak kekeringan solusi jangka pendek dilakukan droping air bersih ke permukiman terdampak.

Sedangkan solusi jangka panjang akan diusulkan untuk membuat sumur artesis atau sumur bor di areal terdampak kekeringan.

"Rencana jangka menengah akan diusulkan pembuatan sumur bor melalui dana kelurahan dan Prodamas Plus," jelas Adi Sutrisno.

Dampak kekeringan terjadi karena masih belum turun hujan dengan intensitas deras di wilayah Kota Kediri dan sejumlah wilayah di Kabupaten Kediri.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved