Breaking News:

VIDEO VIRAL Petugas Dishub Makassar Pukul Driver Ojol Jadi Perhatian Wisatawan, Awalnya Karena Ini

Sebuah video viral memperilhatkan petugas Dishub pukul driver ojol di Pantai Losari Makassar menjadi perhatian wisatawan. Video itu viral di Facebook.

Editor: Iksan Fauzi
KONTAN/Baihaki
ILUSTRASI. VIDEO VIRAL Petugas Dishub Makassar Pukul Driver Ojol Jadi Perhatian Wisatawan, Awalnya Karena Ini 

Meski jerit perempuan yang bekerja di satu perusahaan Travel Umrah dan nyambi jadi pengemudi ojek online diakui Ricko terbilang nyaring.

Tak ada penghuni tetangga Rieke yang memastikan sebab Rieke berteriak karena masih terbuai dalam lelapnya masing-masing.

"Dikira warga ya cuman teriak karena ada apa, makannya enggak ada yang cek. Kita juga baru tahu kalau sudah meninggal pas anaknya datang sekitar jam setengah sembilan malam," ujarnya.

Pada Kamis (7/11/2019) jelang tengah malam, Rieke sempat berbincang dengan penghuni Rusun Griya Tipar Cakung lainnya.

Namun Ricko menyebut warganya tak melihat adanya orang yang masuk ke unit yang disewa Rieke dengan kisaran harga Rp 150 ribu per bulan itu.

"Enggak ada warga yang lihat orang masuk ke unit dia (Rieke), tadi sempat dilihat dari CCTV tapi enggak terlihat apa-apa. Kalau di lantai ini cuman ada satu CCTV," tuturnya.

4. Ditemukan Anaknya

Fajar Abdillah, anak driver ojol yang tewas di Rusun Cakung. (Tribun Jakarta)
Penemuan jasad berawal saat anak kedua Rieke, Musamah dihubungi perusahaan tempat ibunya bekerja karena tak masuk kerja tanpa memberikan keterangan.

"Saya belum lihat langsung (jasadnya). Tapi kata adik saya yang pertama menemukan, kondisi ibu itu sudah berdarah-darah," kata anak Rieke, Fajar Abdillah (24).

Fajar menduga ibunya jadi korban pembunuhan karena dari kondisi jasad ibunya dan keterangan tetangga yang mendengar suara ribut pada Kamis (8/11/2019) sekira pukul 03.00 WIB.

"Saya menduganya seperti itu (jadi korban pembunuhan), karena kata tetangga ada darah di tembok dan badan ibu saya. Tetangga juga bilang kalau dengar suara ribut-ribut jam tiga kemarin," ujarnya.

5. Aktif Dalam Komunitas Ojol

Rieke dikenal terlibat aktif dalam komunitas pengemudi ojek online.

Fajar Abdillah (24), anak Rieke mengatakan meski ibunya driver Ojol bukan pekerjaan utama, sang ibu kerap bercerita tentang kegiatan dalam komunitas yang diikuti.

"Nama komunitas spesifiknya saya enggak tahu, tapi yang jelas ibu sering kumpul. Sering cerita juga soal teman-temannya di komunitas," kata Fajar di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (9/11/2019).

Sejak bercerai lalu menyewa unit di lantai 5 nomor 17 Rusun Griya Tipar Cakung, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung tahun 2013 lalu.

Meski harus melakoni dua pekerjaan sekaligus, Rieke yang tinggal sendiri di unit kamar Rusunnya tak pernah mengeluh di hadapan sang anak.

"Paling cerita soal anak-anaknya, soal saya, adik. Enggak macam-macam. Terakhir ketemu ibu minggu lalu, bahas adik mau kuliah di mana, mau kuliah di mana," ujarnya.

Tak pernah disangka pertemuan yang membahas masalah pendidikan adiknya Usamah Nur Muhammad (18) jadi pertemuan terakhir.

Usamah juga yang pertama menemukan jasad Rieke dalam keadaan bersimbah darah dan ditutupi karpet pada Jumat (8/11/2019) sekira pukul 20.30 WIB.

"Saya sama adik saya kadang-kadang menjenguk, kadang main, kadang ngobrol. Cerita-cerita soal macam-macam. Saya dan adik tinggal sama nenek, masih dekat Rusun," tuturnya.

Fajar pertama mengetahui ibunya menghadap sang pencipta saat dihubungi adiknya yang menangisi kepergian ibu mereka.

Pembicaraan mereka singkat, karena Usamah tak henti menangis dan Fajar bergegas mendatangi unit kamar ibunya di Rusun Griya Tipar Cakung.

"Dia (Usamah) bilang 'Bang ibu berdarah-darah di kamar'. Saya tanya masih ada enggak, dia jawab sudah enggak ada. Langsung saya datang ke sini (Rusun Griya Tipar Cakung," lanjut Fajar.

Setibanya di unit kamar ibunya Fajar tak bisa langsung melihat jasad karena personel Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur sedang melakukan olah TKP.

Pantauan TribunJakarta.com, hingga pukul 02.30 WIB seumur pengemudi ojek online terus berdatangan ke Rusun Griya Tipar Cakung guna menyatakan rasa berduka cita.

Mereka setia menanti hingga jasad dibawa petugas Dinas Kehutanan Pemprov DKI ke mobil jenazah lalu meninggalkan Rusun Griya Tipar Cakung sekira pukul 02.55 WIB.

6. Banyak Luka

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan hasil pemeriksaan awal Tim Identifikasi mendapati sejumlah luka penganiayaan pada tubuh Rieke.

Di antaranya luka di bagian kepala, punggung, kemudian luka tusuk pada bagian perut jasad Rieke yang proses autopsinya ditangani RS Polri Kramat Jati.

"Diperkirakan korban pembunuhan. Sekarang masih tahap penyelidikan anggota masih bekerja untuk meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti," kata Hery.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dan Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved