Grahadi

CPNS 2019

Khofifah Imbau Pelamar Agar Hati-Hati pada Penipuan Seleksi CPNS 2019

Khofifah menegaskan bahwa tidak ada pihak manapun yang dapat membantu dan menjamin kelulusan pelamar dalam seleksi CPNS 2019

Khofifah Imbau Pelamar Agar Hati-Hati pada Penipuan Seleksi CPNS 2019
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengimbau pada calon pelamar CPNS 2019 agar berhati-hati dan tak tertipu jasa para calo. Hal itu ia sampaikan setelah Pemprov Jawa Timur resmi mengumumkan formasi CPNS 2019, Senin (11/11/2019).

Dalam CPNS 2019, Pemprov Jatim mendapat alokasi dari Kemenpan sebanyak 1.817 formasi jabatan. Dengan rincian tenaga pendidik sebanyak 1.133, tenaga kesehatan 322 dan tenaga teknis sebanyak 362.

Dari total kebutuhan formasi tersebut terdapat formasi khusus yang diperuntukkan  bagi penyandang disabilitas sebanyak 36 dan cumlaude sebanyak 36.

Pemprov Jatim Resmi Umumkan Formasi CPNS 2019 Hari ini, Informasi Lengkapnya Download di Sini

Hari Ini Tes CPNS 2019 Dibuka, Pemprov Jatim Sediakan 1817 Formasi, Berikut Syarat-syaratnya

BKD Tulungagung Resmi Umumkan Formasi CPNS 2019, Berikut Rinciannya

Khofifah mengajak warga Jatim khususnya millenial Jatim untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti proses rekrutmen CPNS dengan baik dan benar.

Khofifah menegaskan bahwa tidak ada pihak manapun yang dapat membantu dan menjamin kelulusan pelamar dalam seleksi CPNS 2019. Ia mengimbau kepada para pelamar CPNS agar berhati-hati terhadap modus penipuan dalam pelaksanaan seleksi CPNS.

"Rekruitment CPNS dilakukan terbuka, semua orang punya kesempatan yang sama. Jangan termakan rayuan dan tipuan orang yang mengatasnamakan pegawai pemprov/pemkab/pemkot atau pun kementerian/lembaga yang menjanjikan bisa memasukan menjadi aparatur sipil negara (ASN) dengan imbalan sejumlah uang," ungkap Khofifah. 

Khofifah mengatakan, tingginya minat masyarakat mengikuti seleksi CPNS acap kali dimanfaatkan oknum untuk mengeruk keuntungan.

Untuk itu, Khofifah berharap masyarakat semakin cerdas dalam menyaring berbagai informasi yang masuk.

"Pastikan informasi yang diterima dari kanal resmi milik pemerintah. Semisal website bisa diidentifikasi dengan domain yang digunakan yakni go.id atau lewat media sosial pastikan akun tersebut telah terverifikasi sebagai official milik pemerintah. Khusus Jawa Timur pantau terus website milik BKD di laman http://bkd.jatimprov.go.id," jelas dia.

Pendaftaran lowongan CPNS, Khofifah menerangkan, bisa dilakukan secara online dengan mengakses alamat website Panitia Seleksi Nasional Pengadaan CPNS (Panselnas) http://sscasn.bkn.go.id.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved