Breaking News:

Berita

AASI Gelar Ajang Penghargaan Untuk Tenaga Pemasar Terbaik Sebagai Pendorong Ekonomi Syariah

Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) turut mendukung upaya pemerintah untuk mendorong perekonomian syariah nasional

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Cak Sur
Dokumen AASI
Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) Ahmad Syaroni (ketiga kiri) bersama dengan Deputi Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) M. Ichsanuddin (ketiga kanan), Ketua Sharia Insurance Convention & Awards 2019 (SICA) Srikandi Utami (kedua kanan), Direktur Eksekutif KNKS Ventje Raharjo (tengah), Direktur Hukum, Kepatuhan, dan Risiko PT AIA Financial Rista Qatrini Manurung (kiri), Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch (kedua kiri), dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia Jan-Joris Louwerier (kanan) saat menabuh bedug sebagai simbolis pembukaan SICA 2019 di Jakarta pekan lalu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) turut mendukung upaya pemerintah untuk mendorong perekonomian syariah nasional, salah satunya dengan menggelar perdana ajang penghargaan kepada para tenaga pemasar asuransi syariah terbaik di Indonesia, yakni Sharia Insurance Convention & Award (SICA) 2019.

Kegiatan yang digelar pekan lalu tersebut mendapat respon positif dari berbagai pihak.

Deputi Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK), M Ichsanuddin mengatakan, ajang penghargaan untuk tenaga pemasar asuransi syariah ini menjadi inisiatif yang positif untuk terus membesarkan ekonomi syariah nasional.

“Saya mengapresiasi setiap langkah yang dilakukan seluruh pemangku kepentingan untuk menggerakkan perekonomian syariah di Indonesia. AASI telah memulainya dan ini mesti dilanjutkan karena membangun ekonomi syariah tidak cukup satu dua hari, butuh konsistensi dan komitmen yang tinggi dari semua pemangku kepentingan agar menumbuhkan edukasi, literasi, hingga inklusi keuangan syariah di masyarakat,” kata Ichsanuddin, dalam rilisnya Senin (11/11/2019).

Ketua AASI, Ahmad Syaroni menambahkan, SICA 2019 menjadi insiatif yang dihadirkan asosiasi bersama para anggota untuk tujuan bersama yakni meningkatkan pemahaman asuransi syariah dan mulai menjadikan budaya syariah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari saat ini dan masa mendatang.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi untuk para tenaga pemasar asuransi syariah karena melalui mereka lah industri asuransi syariah menjadi lebih dikenal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tak hanya bicara mengenai produk dan layanan saja, tetapi yang paling penting adalah tenaga pemasar juga menjadi ujung tombak bagi asosiasi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di tanah air,” jelasnya.

Dari data yang dihimpun AASI, jumlah tenaga pemasar asuransi syariah tercatat sebanyak 323.767 orang per Oktober 2019, di mana dari data tersebut, keseluruhan tenaga pemasar asuransi syariah yang telah tersertifikasi.

AASI pun terus menggenjot para tenaga pemasar untuk bersertifikasi agar menjadi tenaga pemasar yang handal, kredibel, dan terpercaya.

Kemudian, Sya’roni juga menyorot pertumbuhan perekonomian syariah yang cukup signifikan di Indonesia. Salah satu faktor pendukungnya adalah peningkatan demografi dan tren hijrah yang terus berkembang saat ini. Faktor tersebut juga mempengaruhi peningkatan kinerja asuransi syariah.

Hingga September 2019, industri asuransi syariah menunjukkan pertumbuhan dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya dengan kenaikan aset sebesar 6,21 persen yang mencapai Rp 44,4 triliun.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved