Berita Tuban

Program Kementan: Tuban Akan Dikembangkan Jadi Sentra Benih Jagung Hibrida di Jawa Timur

Direktur Pembenihan Ditjen Pangan Kementan Mohammad Takdir Mulyadi mengatakan, Kabupaten Tuban akan dikembangkan menjadi sentra benih jagung hibrida.

Program Kementan: Tuban Akan Dikembangkan Jadi Sentra Benih Jagung Hibrida di Jawa Timur
foto: humas pemkab tuban untuk surya.co.id
Direktur Pembenihan Ditjen Pangan Kementan RI, Mohammad Takdir Mulyadi didampingi Bupati Tuban Fathul Huda usai panen jagung, Minggu (10/11/2019).  

SURYA.co.id | TUBAN - Direktur Pembenihan Ditjen Pangan Kementan RI, Mohammad Takdir Mulyadi mengatakan, Kabupaten Tuban akan dikembangkan menjadi sentra benih jagung hibrida di Jawa Timur, bahkan nasional.  

Pengembangan benih yang dilakukan di tujuh provinsi di Indonesia bermaksud menyiapkan ketersediaan benih jagung nasional.

Kabupaten Tuban dipilih menjadi pilot project karena memiliki potensi luas lahan tanam mencapai 113 ribu hektar.

Selain itu, juga menjadi kabupaten yang paling berkontribusi terhadap pengembang jagung di Jawa Timur.

"Tuban akan dikembangkan jadi sentra benih jagung hibrida di jawa timur, bahkan nasional," Ujar Mohammad Takdir Mulyadi saat menghadiri panen raya jagung di Desa Kebonharjo, Kecamatan Jatirogo, Minggu (10/11/2019).

Dengan adanya potensi tersebut, maka petani perlu mendapat pendampingan dan pengetahuan tentang pembenihan. 

Kementan RI memberi perhatian terhadap pengembangan perbenihan jagung korporasi petani.

Pengembangan benih jagung mencakup benih hasil produksi bangsa Indonesia, dan merupakan benih asli hasil karya anak bangsa.

"Ini tahun pertama, dan akan dilanjutkan dengan garansi 3 tahun berikutnya untuk pembenihan," Terangnya.

Ditambahkannya, Kementan juga mengupayakan adanya dukungan sarana dan prasarana pasca panen guna peningkatan hasil produksi pertanian.

Halaman
12
Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved