Berita Tulungagung

Mengaku Polisi Polda Jatim, Dua Orang Ini Memeras SPBU di Beberapa Kota

"Mereka mengancam kasusnya lanjut di Polda. Tapi kalau mau bayar Rp 5.000.000 kasusnya tidak akan lanjut," sambung Anwari.

Mengaku Polisi Polda Jatim, Dua Orang Ini Memeras SPBU di Beberapa Kota
ist
ilustrasi 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Mengaku sebagai polisi dari Polda jawa Timur, Juliyanto (24) warga Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri dan Rudiyanto (41) warga Desa Gendingan, Kecamatan Kedungwaru, kabupaten Tulungagung, melakukan pemerasan.

Keduanya diduga memeras RSW (30), seorang karyawan di SPBU Lembu Peteng, di Jalan Soekarno-Hatta Tulungagung.

Modusnya, Juliyanto dan Rudianto menakut-nakuti korban, bahwa SPBU tempatnya bekerja banyak melakukan kecurangan.

Ujung-ujungnya kedua terduga pelaku ini minta sejumlah uang, agar kasusnya tidak diproses di Polda Jatim.

Korban sempat menyerahkan uang Rp 3.000.000.

"Keduanya sudah kami tangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Proses hukumnya ada di Polsek Tulungagung Kota," terang Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia, melalui Paur Humas Ipda Anwari, Minggu (10/11/2019).

Anwari memaparkan, pada Rabu (6/11/2019) pagi ke dua tersangka datang dengan mobil Suzuki Katana warna merah.

Julianto mengambil gambar SPBU sedangkan Rudiyanto bicara dengan korban.

Mereka sempat mengintimidasi RSW dengan cara membawa keliling di sekitar Mapolsek Tulungagung.

"Mereka mengancam kasusnya lanjut di Polda. Tapi kalau mau bayar Rp 5.000.000 kasusnya tidak akan lanjut," sambung Anwari.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved