Berita Lamongan

Jelang Pilbup, Bawaslu Kab Lamongan Bentuk Desa Pengawasan, ini Tujuannya

Menjelang Pilkada Lamongan, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten (Bawaslukab) Lamongan mempersiapkan desa pengawasan.

Jelang Pilbup, Bawaslu Kab Lamongan Bentuk Desa Pengawasan, ini Tujuannya
surya.co.id/hanif manshuri
Bawaslu Kabupaten Lamongan berkoordinasi dengan kepala desa untuk persiapan pembentukan desa pengawasan. 

SURYA.co.id l LAMONGAN - Menjelang Pilkada Lamongan, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten (Bawaslukab) Lamongan mempersiapkan desa pengawasan.

Pembentukan desa pengawasan ini dilakukan agar masyarakat terlibat dalam proses Pilkada melalui desa pengawasan ini.

Ketua Bawaslukab Lamongan, Miftahul Badar kepada Surya.co.id, Minggu (10/11/2019) mengatakan, pembentukan desa pengawasan ini untuk mewujudkan pengawasan dan penindakan pelanggaran agar pilbup benar-benar adil, jujur dan bermartabat.

"Salah satu yang paling berpengaruh dalam demokrasi adanya partisipasi masyarakat. Selain sebagai objek, masyarakat memiliki kewajiban bersama-sama dalam rangka menegakkan Pilkada (pilbup) yang baik," katanya.

Menurut Badar, semangat pembentukan Desa Pengawasan tak lain sebuah upaya membumikan kesadaran nyata dalam pengawasan demokrasi oleh masyarakat.

"Seperti bagaimana masyarakat ikut aktif mengawasi proses pemilu, cara melaporkan ketika menemukan pelanggaran dan mengetahui secara detail apa itu pemilu," paparnya.

Untuk tugas kepengawasan, lanjut Badar, pihaknya sudah bekerja melakukan tugas pengawasan sejak tahapan Pilkada dimulai beberapa waktu yang lalu, yaitu sejak penetapan jumlah minimum dukungan bagi calon perseorangan.

Saat penetapan jumlah dukungan perseorangan itu, kata Badar, pihaknya ikut dalam rapat pleno yang digelar oleh KPU Lamongan.

"Kalau bagi Lamongan, saat ini kami sedang finalisasi RK Lembaga, besok akan ada koordinasi akhir di Provinsi mas," jelasnya.

Selain akan melakukan tugas pengawasan tahapan Pilkada dan rencana membentuk desa pengawasan, terang Badar, pihaknya juga tengah mempersiapkan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif yang rencananya akan berlangsung pertengahan bulan.

"Kegiatan ini adalah kegiatan pasca pemilu dan menjelang Pilkada," tandasnya.

Lebih jauh, Badar mengatakan, setelah pleno pleno penetapan jumlah dukungan perseorang tersebut, pihaknya sudah menghimbau KPU Lamongan untuk melakukan sosialisasi pelaksanaan Pilkada secara maksimal.

"Kemarin pada waktu rapat koordinasi pasca-Pleno, kami juga sudah mengimbau agar sosialisasi bisa dilaksanakan semaksimal mungkin," pungkasnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved