Berita Gresik

Dewan Sebut Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja di Gresik 'Kesingsal', Perusahaan Diminta Lakukan ini

"Penyerapan tenaga kerja di Gresik masih rendah. Perusahaan di sini pekerjanya masih banyak dari luar Gresik," tanya Ichwan.

surya.co.id/willy abraham
Wakil Ketua DPRD Gresik dr Asluchul Alif seusai menjadi pembicara diskusi publik, Minggu (10/11/2019). 

Kedepan, sistem harus tersambung dan mudah diakses.

Sehingga angka pengangguran jelas dan langsung masuk ke Disnaker.

Nanti, Disnaker akan melakukan pelatihan berbasis kebutuhan dari perusahaan.

Alif mencontohkan ada 10 ribu pengangguran.

Kemudian seluruh bagian SDM perusahaan juga sudah link ke Disnaker.

Saat buka lowongan, perusahaan membutuhkan berapa tenaga kerja tinggal di-link-an saja.

Kemudian diberi pelatihan lalu diseleksi dan masuk perusahaan.

Sehingga jelas, tenaga kerja Gresik terserap di perusahaan.

"Kalau tidak berani melakukan ini. Perusahaan silahkan keluar dari Gresik," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Dinasker Kabupaten Gresik, Ninik Asruchin belum memberikan jawaban apapun melalui sambungan seluler.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved