Berita Pasuruan

Belum Rampung 100 Persen, Gedung TP4D Kabupaten Pasuruan telah Diresmikan, Papan Nama pun Belum Ada

Belum serah terima pekerjaan, proyek pembangunan gedung Tim Pengawalan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D)sudah diresmikan.

Belum Rampung 100 Persen, Gedung TP4D Kabupaten Pasuruan telah Diresmikan, Papan Nama pun Belum Ada
surya.co.id/galih lintartika
BELUM RAMPUNG : Gedung TP4D belum ada namanya, dan pekerjaan lainnya belum selesai. 

SURYA.co.id |PASURUAN - Belum serah terima pekerjaan, proyek pembangunan gedung Tim Pengawalan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) senilai Rp 4,7 miliar sudah diresmikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan.

Ironisnya, pekerjaaan proyek yang berlangsung selama dua tahap tahun anggaran ini belum selesai 100 persen.

Direktur Pusat Studi Kebijakan dan Advokasi (Pusaka) Pasuruan, Lujeng Sudarto, mengingatkan, pemberian bantuan hibah kepada instansi vertikal berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari.

"Karena instansi vertikal telah mendapatkan alokasi anggaran dari induk organisasinya di pemerintah pusat. Apalagi pekerjaan itu belum kelar 100 persen, tapi sudah diresmikan. Terkesannya kok dipercepat ada apa dibalik semua ini," kata Lujeng heran, Minggu (10/11/2019).

Lujeng menilai, bantuan hibah pada instansi vertikal berpotensi menjadi persoalan, karena mereka sudah mendapat alokasi anggaran dari pusat.

"Pembangunan gedung seharusnya menjadi tanggung jawab induk instansi vertikal, bukan berasal dari pemerintah daerah,"imbuhnya.

Sementara itu, Tuko, PPKom Dinas Cipta Karya, Kabupaten Pasuruan mengakui proyek gedung TP4D belum selesai 100 persen serta belum serah terima pekerjaan.

"Ada jenis beberapa pekerjaan salah satunya pembangunan Musala yang akan dibangun dalam jangka waktu dejat," ungkap Tuko.

Ditanya apakah tidak menyalahi aturan terkait belum diserahkan pekerjaan, tapi sudah diresmikan.

"Tidak ada aturan yang mengatur pekerjaan itu diresmikan atau tidak. Peresmian gedung hanya sebagai simbol saja," jelasnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved