Berita Banyuwangi

Peringati Maulid Nabi di Banyuwangi, Ribuan Telur Diarak dari Lima Penjuru

Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Banyuwangi menggelar Tradisi Endog-endogan.

Peringati Maulid Nabi di Banyuwangi, Ribuan Telur Diarak dari Lima Penjuru
SURYA.co.id/Haorrahman
Masyarakat Banyuwangi memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Baiturrahman. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Banyuwangi menggelar Tradisi Endog-endogan.

Mereka mengarak ribuan telur yang ditancapkan di batang pohon pisang sebagai simbol nilai-nilai Islam yang harus dimiliki setiap umat Islam.

Tradisi endog-endogan ini sangat popular di Banyuwangi. Hampir di setiap kampung di Banyuwangi, warga menyambut Maulid Nabi (Kelahiran Nabi Muhammad SAW) secara sukacita dengan mengarak ribuan telur mengelilingi kampungnya.

Ribuan telur yang dihias beraneka warna tersebut lalu ditancapkan dalam sebuah batang pisang (jodang).

Satu jodang biasanya terdapat 50 telur yang masing-masing telah ditempatkan sebuah wadah kecil yang menarik.

Saat mengarak telur, warga akan melantunkan selawat sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Tua muda, mereka berjalan keliling kampung mengumandangkan selawat nabi

Tradisi yang telah lekat itu pulalah yang mengilhami Pemkab Banyuwangi menggelar Festival Endog-endogan dan dimasukkan dalam agenda Banyuwangi Festival.

Seperti tahun ini yang digelar, Sabtu (9/11/2019). Mengenakan pakaian serba putih, ribuan warga mengarak jodong telur, datang dari lima penjuru yang melambangkan jumlah salat wajib umat muslim.

Selawat Nabi terus dikumandangkan mengiringi arak-arakan telur tersebut.  

Halaman
123
Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved