Berita Jember

Pemkab Jember Gelar Sunatan Massal yang Diikuti Ratusan Anak dari 22 Kecamatan

Pemkab Jember menggelar sunatan massal, di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Sabtu (9/11/2019).

Pemkab Jember Gelar Sunatan Massal yang Diikuti Ratusan Anak dari 22 Kecamatan
SURYA.co.id/Sri Wahyunik
Bupati Jember, Faida berfoto bersama anak-anak peserta sunatan massal yang digelar Pemkab Jember, Sabtu (9/11/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar sunatan massal, di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Sabtu (9/11/2019).

Sunatan massal itu masih dalam rangkaian Gebyar Hari Santri Nasional 2019. Sebanyak 192 anak mengikuti sunatan massal itu.

Menurut Bupati Jember, Faida, mereka berasal dari sejumlah daerah di Jember.

"Termasuk dari daerah pelosok. Sunatan massal ini digelar secara gratis, ditambah anak-anak yang disunat mendapatkan uang saku dan suvenir baju," ujar Faida usai pembukaan acara sunatan massal itu, Sabtu (9/11/2019).

Sunatan massal ini merupakan gelombang pertama. Selanjutnya, kembali akan digelar sunatan massal, karena Pemkab Jember menargetkan 400 anak mengikuti sunatan massal ini. Mereka yang disunat berusia antara 5 - 12 tahun.

Sunatan yang diikuti oleh ratusan anak itu melibatkan 40 orang tim medis.

"Mereka berasal dari Puskesmas di Kabupaten Jember. Ini bukti kehadiran negara dalam melayani masyarakat, salah satunya melalui sunatan massal secara gratis ini," tegas Faida.

Faida menambahkan, kegiatan sunatan massal ini tidak hanya sekadar sunatan. Namun juga dibarengi layanan kebutuhan anak, seperti layanan Adminduk untuk anak yakni akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Karenanya, bagi anak-anak peserta sunatan yang belum memiliki akta kelahiran dan KIA, melalui orang tuanya bisa mengurusi kedua dokumen kependudukan itu ke layanan Adminduk yang membuka lapak di acara tersebut.

Panitia sunatan massal juga menyediakan ruang bermain dan ruang baca, serta perpustakaan keliling.

"Ada juga fasilitas lain seperti layanan Adminduk, juga perpustakaan. Juga ada mahasiswa dari Kedokteran Gigi yang menghibur anak-anak melalui dongeng boneka," lanjut Faida.

Peserta sunatan massal berasal dari 22 kecamatan di Kabupaten Jember dan tercatat peserta terbanyak berasal dari Kecamatan Patrang yakni 43 anak.

Khusus untuk anak yang dikhitan dari kalangan disabilitas, panitia bersama tim medis mendatangi rumahnya langsung dan melakukan proses khitan di rumahnya.

Seperti yang dilakukan pada salah satu anak disabilitas asal Jenggawah, yang dikhitan di rumahnya untuk memudahkan dan meringankan beban mereka.

Bupati Faida berharap anak-anak ini nantinya menjadi generasi emas dan terbaik bangsa.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved