KONTRAKTOR D & S dari Kediri Jadi Tersangka Atap Ambruk SDN Gentong, Wali Kota Cium Aroma Korupsi

Keduanya merupakan kontraktor dari Kota Kediri. Mereka berinisial D dan S. Mereka menggunakan dua bendera, yakni ADL dan DHL.

KONTRAKTOR D & S dari Kediri Jadi Tersangka Atap Ambruk SDN Gentong, Wali Kota Cium Aroma Korupsi
surya/galih lintartika
Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, saat mengecek langsung SDN Gentong, Jumat (8/11/2019) siang. KONTRAKTOR D & S dari Kediri Jadi Tersangka Atap Ambruk SDN Gentong, Wali Kota Cium Aroma Korupsi 

SURYA.co.id | PASURUAN - Setelah lima hari peristiwa atap kelas ambruk di SDN Gentong, Kota Pasuruan, Polda Jatim akhirnya menetapkan dua tersangka, Sabtu (9/11/2019).

Keduanya merupakan kontraktor dari Kota Kediri. Mereka berinisial D dan S. Mereka menggunakan dua bendera, yakni ADL dan DHL.

Saat ini, mereka sudah digelandang ke Mapolda Jatim untuk mempertanggungjawabkan kualitas bangunannya.

Sebelum Polda Jatim menetapkan tersangka dalam kasus ambruknya atap kelas tersebut, Pelaksana Tugas Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo melihat sendiri kualitas bangunan atap tersebut.

Waktu itu, Raharto mencium ada aroma korupsi dalam pembangunan bangunan sekolahan itu.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan menyebut bangunan atap empat kelas SDN Gentong yang ambruk itu gagal kontruksi.

Hasil penyelidikan tim labfor Polda Jatim menyebutkan, bangunan itu tinggal tunggu ambruknya.

"Sudah gagal kontruksi dan ngawur bangunnya," kata Kapolda usai melihat langsung gedung SDN Gentong, Sabtu (9/11/2019) pagi.

Polda Jawa Timur akhirnya menetapkan dua tersangka dalam insiden ambruknya empat atap kelas SDN Gentong, Pasuruan.
Polda Jawa Timur akhirnya menetapkan dua tersangka dalam insiden ambruknya empat atap kelas SDN Gentong, Pasuruan. (surya/galih lintartika)

Ia juga menerima laporan dari BPK, yang menyebutkan bahwa bangunan ini sudah tidak sesuai dengan spesifikasi.

Ada indikasi korupsi dalam pembangunan ini.

Halaman
1234
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved