Berita Surabaya

Kisah Swan Lake dalam Pagelaran Balet Modern Marlupi Dance Academy di Balai Budaya Surabaya

Berbeda dari gelaran balet Swan Lake yang bisanya dikemas secara klasik, Marlupi Dance Academy mencoba menampilkannya secara lebih kontemporer.

Kisah Swan Lake dalam Pagelaran Balet Modern Marlupi Dance Academy di Balai Budaya Surabaya
SURYA.co.id/Sugiharto
Preview penampilan Marlupi Dance Academy 'The Swan Lake ini Modern Ballet', di Balai Budaya Surabaya, Sabtu (9/11/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Saat malam tiba, Siegfried melihat sekawanan angsa terbang di atas kepala. Ia pun mengambil busur dan berangkat memburu mereka.

Ketika sampai di tepi danau, ia tercekat. Seorang angsa berjubah menjadi gadis cantik, Odette namanya.

Itulah prolog kisah Swan Lake yang menceritakan tentang Ratu Angsa Odette yang disihir oleh Von Rothbart.

Kisah ini telah banyak diadaptasi menjadi berbagai pertunjukan, mulai dari drama hingga tari pada Minggu (10/11/2019), kisah ini pun dihadirkan dalam pegaran balet modern oleh Marlupi Dance Academy.

Mengenakan kostum putih lengkap dengan detail bulu, para balerina menari dengan lembut dan lincah di atas panggung. Ditambah dengan tampilan layar visual yang menambah atmosfir khas danau di malam hari.

Berbeda dari gelaran balet Swan Lake yang bisanya dikemas secara klasik, Marlupi Dance Academy mencoba menampilkannya secara lebih kontemporer.

"Kali ini, sengaja dibikin yang versi modern-nya. Di mana-mana, cerita ini selalu ditampilkan dengan gerakan yang klasik. Saya merasa harus ada gebrakan yang baru dari Marlupi Dance Academy," ungkap Marlupi, founder Marlupi Dance Academy dalam seusai preview The Swan Lake ini Modern Ballet, Sabtu (9/11/2019).

Gerakan klasik, lanjutnya, memiliki kaidah-kaidah tertentu dan digerakkan dengan sangat teliti. Untuk kaki, misalnya, tidak boleh ditekuk.

"Kaki balerina dalam pementasan Swan Lake diposisikan lurus. Sementara, kali ini kami menggerakkannya secara lebih bebas," ungkapnya lagi.

Rebecca Alexandria Hadibroto, pemeran Odette, merasa tertantang dengan peran yang ia mainkan. Pasalnya, ia harus bisa berekspresi sekaligus menggerakkan tubuh secara selaras.

Halaman
12
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved