Berita Mojokerto

Jelang Ekskavasi Tahap 2 Situs Kumitir, Pemkab Mojokerto Gelar Sosialisasi ke Warga. Ini Tujuannya

BPCB Jatim bersama Pemkab Mojokerto, sosialisasi terhadap warga dan para pemilik linggan pembuat batu bata di sekitar Situs Kumitir

Jelang Ekskavasi Tahap 2 Situs Kumitir, Pemkab Mojokerto Gelar Sosialisasi ke Warga. Ini Tujuannya
istimewa
Situs Kumitir di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (9/11/2019) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - BPCB Jatim, khususnya dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud bersama Pemkab Mojokerto, sosialisasi terhadap warga dan para pemilik linggan pembuat batu bata di sekitar Situs Kumitir, Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (9/11/2019). Sosialisasi tersebut terkait rencana ekskavasi tahap dua yang akan dilakukan besar besaran hingga melibatkan perguruan tinggi, para arkeolog, dan para pemerhati budaya dari Indonesia dan luar negeri.

Selain sosialisasi ekskavasi lanjutan, Dirjen Kebudayaan dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga melakukan pendekatan terhadap warga dan perajin batu bata, untuk membahas ganti rugi dan kompensasi tanah serta tempat pengrajin batu bata, yang terkena ekskavasi kurang lebih 400 x 400 meter persegi atau seluas 16 hektare.

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, mengatakan akan membantu sepenuhnya untuk mensosialisasikan kepada Masyarakat Mojokerto, terutama Warga Desa Kumitir dan Pengrajin Batu Bata dengan tujuan  membantu mengungkap sejarah kejayaan Majapahit.

"Kami sangat mendukung hal hal yang berkaitan kebudayaan. Apalagi menyangkut Sejarah Majapahit. Nantinya, juga mensosialisasikan bagaimana ganti rugi atau kompensasi yang akan didapat bagi warga pemilik tanah dan pengraji  batu bata yang tanahnya terkena ekskavasi," terangnya, Sabtu (9/11/2019).

Direktur Pelestarian Cagar Budaya mewakili Dirjen Kebudayaan Dan Kemendikbud, Fitra Arda, mengatakan, pihaknya menggandeng Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan DPRD Kabupaten Mojokerto, untuk membantu mensosialisasikan rencana ekskavasi tahap kedua kepada masyarakat yang akan melibatkan para arkeolog, dan para pemerhati budaya dari Indonesia dan luar negeri.

"Kegiatan kami saat ini melakukan sosialisasi tentang kelanjutan ekskavasi situs kumitir tahap dua. Kami juga membicarakan bagaimana nanti kedepannya proses ganti rugi atau kompensasi terhadap pemilik lahan dan pengrajin batu bata di lokasi Kumitir," ujarnya, Sabtu (9/11/2019).

Saat ini, Situs Kumitir terus didatangi warga. Baik dari Mojokerto maupun luar daerah. Yang ingin melihat langsung temuan bangunan talut atau dinding penahan tanah yang diduga diatasnya dulu berupa bangunan yang sangat megah.

Karena banyaknya warga yang ingin melihat temuan situs tersebut, BPCB memasang tali dan tulisan berupa peringatan agar tidak menginjak atau berdiri di atas situs yang berupa struktur batu bata kuno tersebut.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved