Berita Pasuruan

2 Orang Ditangkap Atas Ambruknya Atap SDN Gentong yang Tewaskan Siswi & Bu Guru Bergaji Rp 300 Ribu

Polda Jawa Timur akhirnya menetapkan dua tersangka dalam insiden ambruknya empat atap kelas SDN Gentong, Pasuruan.

2 Orang Ditangkap Atas Ambruknya Atap SDN Gentong yang Tewaskan Siswi & Bu Guru Bergaji Rp 300 Ribu
surya/galih lintartika
Polda Jawa Timur akhirnya menetapkan dua tersangka dalam insiden ambruknya empat atap kelas SDN Gentong, Pasuruan. 

SURYA.CO.ID I PASURUAN - Polda Jawa Timur akhirnya menetapkan dua tersangka dalam insiden ambruknya empat atap kelas SDN Gentong, Pasuruan.

Penetapan dua tersangka ini disampaikan langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat berkunjung ke SDN Gentong, Sabtu (9/11/2019) pagi.

Dua tersangka ini berinisial D dan S. Informasinya, keduanya ditangkap di Kediri.

"Tadi malam sudah kami amankan D dan S dari kota kediri," kata Kapolda.

Penetapan kedua tersangka ini dilakukan setelah tim yang dibentuk untuk menyelidiki kasus ini sudah menyelesaikan penyelidikan.

"Akhirnya tim menyimpulkan bahwa ada kelalaian dalam pembangunan ini. Dan berakibat fatal, sehingga terjadi kejadian ini," tambah dia.

Menurut Kapolda, D dan S, ini adalah pihak yang harus bertanggung jawab. Keduanya dari pihak swasta.

Untuk sementara, keduanya dijerat dengan pasal 359 atas kelalaiannya yang membuat orang lain meninggal dunia. 

Kecurigaan Wali Kota

Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, saat mengecek langsung SDN Gentong, Jumat (8/11/2019) siang.
Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, saat mengecek langsung SDN Gentong, Jumat (8/11/2019) siang. (surya/galih lintartika)

Sebelumnya, Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, mencium aroma korupsi dari insiden atap SDN Gentong ambruk.

Halaman
1234
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved