Pilkada Serentak 2020, Kapolda Jatim Sebut 19 Daerah Berpotensi Terjadi Teror

Luki sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pendekatan, agar kelompok yang berpotensi melakukan teror mengurungkan niatnya.

Pilkada Serentak 2020, Kapolda Jatim Sebut 19 Daerah Berpotensi Terjadi Teror
surabaya.tribunnews.com/m sudarsono
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan saat berkunjung ke Mapolres Tuban, Jumat (8/11/2019)  

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

SURYA.co.id | TUBAN - Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan melakukan kunjungan kerja di Mapolres Tuban, Jumat (8/11/2019).

Dalam kunjungan tersebut, Jenderal bintang dua itu juga menyinggung persiapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 di wilayah yang dipimpinnya.

"Pada kunjungan kali ini kita juga ingatkan anggota Polres Tuban bahwa 2020 ada Pilkada serentak, Tuban juga masuk," Kata Kapolda kepada wartawan.

Dia menjelaskan, dari hasil pemetaan atau deteksi dini ada upaya ancaman pelaksanaan Pilkada di 19 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Ancaman tersebut dalam bentuk teror yang dilakukan oleh jaringan atau kelompok yang sudah terorganisir.

Bahkan kelompok-kelompok itu juga sudah terdeteksi.

"Ancaman teror ada, sudah kita deteksi siapa saja orangnya," ujarnya.

Mengetahui ancaman tersebut, Luki sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pendekatan, agar kelompok yang berpotensi melakukan teror mengurungkan niatnya.

Hal itu dilakukan untuk menciptakan Pilkada serentak 2020 yang aman dan nyaman di wilayah Jawa Timur.

"Kami sudah upayakan pendekatan persuasif agar kelompok yang akan meneror mengurungkan niatnya, demi pesta demokrasi yang aman," Pungkasnya.

Dari data yang dihimpun, adapun 19 kabupaten/kota di Jatim yang menggelar Pilkada Serentak 2020 yaitu Sumenep, Trenggalek, Surabaya, Banyuwangi, dan Kabupaten Blitar.

Lalu Kota Blitar, Kabupaten Malang, Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Kota Pasuruan, Tuban.

Kemudian Lamongan, Ponorogo, Pacitan, Sidoarjo, Jember, Situbondo, Gresik, dan Kabupaten Kediri.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved