Berita Surabaya

Pemilik Surat Ijo di Surabaya akan Gelar Aksi Keprihatinan saat Hari Pahlawan 10 November di TMP

Sekitar 1.000 warga pemegang surat ijo seluruh Surabaya akan melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan saat Hari Pahlawan 10 November

Pemilik Surat Ijo di Surabaya akan Gelar Aksi Keprihatinan saat Hari Pahlawan 10 November di TMP
surya/nuraini faiq
Perwakilan warga pemegang Surat Ijo di Surabaya saat gladi bersih konsolidasi di Taman Makam Pahlawan Jalan Mayjend Sungkono Surabaya sebelum menggelar aksi keprihatinan, Jumat (8/11/2019). Aksi tersebut akan digelar pada Minggu 10 November 2019 dengan jumlah peserta aksi diprediksi 1.000 orang. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekitar 1.000 warga pemegang surat ijo seluruh Kota Surabaya akan melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jl Mayjend Sungkono, tepat saat Hari Pahlawan, Minggu (10/11/2019). Mereka juga akan mengadakan upacara bersama di lokasi yang sama.

"Kami mengundang semua warga pemegang surat ijo seluruh Surabaya bergabung di Taman Makam Pahlawan pada Minggu sore," kata Ketua Panitia Hari Pahlawan dan Tabur Bunga warga Surat Ijo Surabaya Tuk Hartantyo, Jumat (8/11/2019).

Upacara Hari Pahlawan dan Tabur bunga di TMP oleh warga pemegang surat ijo itu digelar atas keprihatinan mereka akan status kepemilikan tanah dengan dokumen surat Ijo. Saat ini ada sekitar 46.000 pemegang tanah surat Ijo di Surabaya . 

Warga yang tergabung dalam Perkumpulan Penghuji Tanah Surat Ijo Surabaya (P2TSIS) itu akan kompak berjuang bersama-sama.

Sebab, status yang sama di Bandung, Makassar, Lampung telah melepas surat Ijo menjadi hak milik. 

Selain upacara pahlawan dan aksi tabur bunga, mereka juga akan menggelar mimbar aspirasi.

Menyampaikan semua unek-unek kepada Pemkot Surabaya.

Setelah puluhan tahun menempati tanah peninggalan keluarga  mereka.

Farah Tamalia, wakil panitia Har Pahlawan warga Surat Ijo menegaskan bahwa dia bersama warga akan terus berjuang dengan elegan, santun, dan seusai aturan demi menuntut hak membebaskan Surat Ijo.

"Kami taat aturan," kata Farah.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved